SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta (Espos) – Partai Golkar siap menanggung segala risiko dalam upaya pengusulan hak angket DPR tentang mafia pajak. Golkar bahkan siap menerima kenyataan kehilangan tiga menterinya di kabinet, jika Presiden SBY kecewa dengan sikap Partai Beringin yang bertolak belakang dengan sikap Partai Demokrat dan partai koalisi lainnya.

“Ya silakan saja kalau mau di-reshuffle. Kalau menteri kami dipotong ya
sumonggo ke yang mencopot menteri itu,” ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Jumat (18/2).

Promosi BRI & E9pay Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Finansial bagi PMI di Korsel

Golkar pun akan tetap bulat mengusung angket mafia pajak. Setgab koalisi diyakini Golkar bukan tempat untuk menyamakan pendapat terkait penggunaan hak angket mafia pajak. “Kan Setgab konon didesain bukan untuk menyamakan persepsi kami,” terangnya.

Priyo lalu menuturkan, angket mafia pajak bukan untuk menggulingkan
pemerintahan. Sehingga, menurut Priyo, tidak ada alasan bagi Presiden SBY untuk murka dan me-reshuffle menteri Golkar. “Salah jika kami dianggap menggoyang kepemimpinan. Alasannya apa, kan kita niatnya baik-baik saja,” tandasnya.

dtc/try

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya