SOLOPOS.COM - Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melakukan senam peregangan seusai apel pagi di halaman Kantor Gubernur Jl. Pahlawan, Semarang, Senin (13/6/2016). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa)

Lebaran 2016 diwarnai libur panjang selama sembilan hari bagi PNS. Menteri PAN-RB pun meminta PNS tak mengambil cuti tambahan.

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) meminta pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, dan Polri tidak mengambil cuti tahunannya setelah cuti bersama Idulfitri atau Lebaran 2016.

Promosi BRI Group Buka Pendaftaran Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 untuk 6.441 Orang

Menteri PAN-RB, Yuddy Chrisnandi, mengatakan ada dua hari libur sebelum cuti bersama yang ditetapkan pada 4,5, dan 8 Juli 2016, dan dua hari libur lain setelahnya. Dengan begitu, total libur Lebaran 2016 bagi PNS mencapai sembilan hari.

“Kami mengimbau kepada aparatur negara untuk tidak mengambil cuti tahunan pasca-lebaran selama satu pekan, mulai 11 Juli 2016 hingga 15 Juli 2016,” katanya, Rabu (22/6/2016).

Yuddy menuturkan libur panjang umumnya membuat pelayanan publik tidak optimal sehingga mengganggu kebutuhan masyarakat, seperti pembuatan surat izin mengemudi (SIM), STNK, BPKB, paspor, pajak, dan dokumen, serta perizinan lainnya.

Menurutnya, pemerintah berharap aparatur negara dapat langsung mengoptimalkan pelayanan publik setelah cuti bersama sembilan hari. Salah satunya caranya adalah dengan memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang melaksanakan pelayanan. “Bahwa aparatur negara adalah pelayan rakyat yang harus melayani rakyat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yuddy juga mengimbau para pejabat pembina kepegawaian untuk memperhatikan kepentingan masyarakat dengan tidak memberikan izin cuti kepada jajarannya, kecuali dengan alasan yang mendesak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya