SOLOPOS.COM - Alexis Hotel Jakarta (tripadvisor.com)

Anies Baswedan diminta berani menutup lokasi yang diduga tempat prostitusi selain Alexis.

Solopos.com, JAKARTA — Ketua Lembaga Dakwah PBNU Maman Imaulhaq yang juga anggota Fraksi PKB DPR mengapresiasi angkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak perpanjangan izin Hotel Alexis. Namun dia juga menunggu langkah serupa Anies terhadap usaha sejenis.

Promosi Aset Kelolaan Wealth Management BRI Tumbuh 21% pada Kuartal I 2024

Menurutnya, gebrakan Anies untuk menutup tempat lain yang terindikasi menyediakan jasa prostitusi sangat ditunggu setelah menutup Alexis. Sebab, pihaknya menduga tempat prostitusi seperti itu tak hanya berada di Hotel Alexis saja.

Pemerintah harus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengendus lokasi mana saja yang digunakan sebagai tempat perdangangan manusia, ujarnya. “Yang harus didukung oleh kita dalah bukan hanya Alexis, tempat manapun yang menyediakan perdagangan manusia itu memang harus ditutup,” ujarnya, Rabu (1/11/2017).

Menurutnya, sektor pariwisata tidak harus menjual prostitusi, namun harus tumbuh yang lebih profesional dan transparan tanpa praktik-praktik prostitusi. Maman mengatakan, pihaknya tak ingin melihat tempat prostitusi berkedok tempat pijat makin menjamur di Ibu Kota.

Menurutnya, Jakarta merupakan salah satu pusat perhatian dunia. Karena itu, katanya, jangan sampai nama Ibu Kota tercoreng hanya karena pemerintah tidak bisa mencegah keberadaan tempat esek-esek.

“Sebagai unsur penunjang pariwisata yang penting, hotel harus mengedepankan aspek profesionalitas dan artistik tanpa harus terjebak pada penyedian prostitusi apalagi perdagangan manusia,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya