SOLOPOS.COM - Ledakan terlihat di dekat garis finis saat penyelenggaraan lomba lari maraton Boston, Senin (15/4/2013) waktu AS. Sejauh ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab dan pihak aparat keamanan juga belum mencurigai siapa pun. (JIBI/SOLOPOS/Reuters)

Ledakan terlihat di dekat garis finis saat penyelenggaraan lomba lari maraton Boston, Senin (15/4/2013) waktu AS. Sejauh ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab dan pihak aparat keamanan juga belum mencurigai siapa pun. (JIBI/SOLOPOS/Reuters)

Ledakan terlihat di dekat garis finis saat penyelenggaraan lomba lari maraton Boston, Senin (15/4/2013) waktu AS. Sejauh ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab dan pihak aparat keamanan juga belum mencurigai siapa pun. (JIBI/SOLOPOS/Reuters)

BOSTON –Para penyidik AS yang dipimpin oleh Badan Penyelidik Federal (FBI) melakukan penelitian intensif terhadap berbagai rekaman video dan foto untuk mencari petunjuk terkait serangan bom yang terjadi saat penyelenggaraan lomba lari maraton Boston Marathon, Senin (15/4/2013) waktu setempat. Aparat keamanan berharap ada petunjuk dari ratusan foto dan dan rekaman video yang dibuat para penonton salah satu lomba maraton terpopuler itu.

Promosi Jaga Jaringan, Telkom Punya Squad Khusus dan Tools Jenius

Agen Khusus FBI, Richard DesLauriers dalam jumpa pers menyatakan bahwa penyidikan yang berlangsung adalah penyidikan kriminal yang berpotensi menjadi penyidikan kasus terorisme. Kepala polisi Boston, Ed Davis menyatakan pula masyarakat diharapkan segera melapor ke aparat keamanan jika mengetahui hal-hal yang mencurigakan.

Saat ini polisi telah menutup kawasan lokasi ledakan. Polisi juga melakukan penelusuran di jalur lari maraton sepanjang 42 km untuk mencari kemungkinan adanya petunjuk. Ini adalah serangan bom terburuk di wilayah AS sejak Serangan 11 September 2001. Presiden Barack Obama sudah menegaskan bakal memburu siapa pun pelakunya.

Sejauh ini pihak keamanan belum menangkap satu pun tersangka, dan pihak Gedung Putih juga menyatakan mereka masih harus memastikan apakah dalang serangan ini pihak asing atau dalam negeri. Koran Wall Street Journal yang mengutip sumber yang dirahasiakan menyebut polisi sudah menemukan lima peledak lain yang belum diledakkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya