SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta–Badan Pusat Statistik (BPS) membutuh dana hingga Rp 5 triliun untuk pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2010. Pelaksanaan sensus ini akan melibatkan 700.000 petugas.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers di Hotel Sari Pan Pacific Jl. MH Thamrin, siang ini (7/12).

Promosi Tanggap Bencana Banjir, BRI Peduli Beri Bantuan bagi Warga Terdampak di Demak

Rusman menyatakan pihaknya sebenarnya meminta anggaran kepada pemerintah sebesar Rp 5 triliun untuk pelaksanaan sensus penduduk (SP) 2010 ini. Namun, yang disetujui hanya Rp 3,3 triliun.

“SP 2010 ini adalah puncak pelaksanaan sensus dengan anggaran Rp 3,3 triliun. Yang diajukan Rp 5 triliun. Karena beberapa hal, akhirnya kita cicil juga pada 2009, seperti komputer, scanner sudah diadakan tahun ini sehingga 2010 betul-betul pelaksanaan di lapangan,” jelas Rusman.

Rusman menyatakan dana sebesar Rp 3,3 triliun yang akan turun pada 2010 tersebut akan dialokasikan untuk pendataan di lapangan dengan jumlah petugas sebanyak lebih dari 700 ribu petugas. Seperti gaji petugas yang berkisar Rp 2-3 juta untuk satu bulan.

“Paling rendah Rp 2 juta tertinggi Rp 3 juta per orang untuk 1 bulan,” jelas Rusman.

Para petugas sendiri, tambah Rusman, berasal dari berbagai lapisan masyarakat yang mengikuti pelatihan. Hal tersebut karena jumlah pegawai BPS tidak mencukupi kebutuhan SP 2010.

“Kita cuma punya berapa, 14 ribuan. Ini 700 ribua, tandanya memang harus pakai orang luar,” ujar Rusman.

dtc/isw

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya