Video Bareng Puput Viral, Ahok Mengaku Dimarahi Orang Karena Cincin

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok dan Oesman Sapta Odang. (Channel OSO TV)
30 Januari 2019 23:30 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan klarifikasi atas video di channel Youtube OSO TV yang menampilkan dirinya dan Puput Nastiti Devi bertemu politikus Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) 24 Januari 2019 lalu. Dia meminta masyarakat tak salah paham.

Dalam video pertemuannya dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu, Ahok hendak mengembalikan cincin batu berwarna merah kepada OSO. Ahok juga mengatakan alasan dirinya yang terpikat dengan Puput Nastiti karena garis tangan yang sama.

"[saya ngomong panjang] Eh videonya dipotong-potong. Sekarang saya dimarahi banyak orang. Dibilang saya percaya mistik, percaya cincin. Ya udah lah, emang nasib saya begitu. Bapak Ibu jangan salah paham dengan saya," katanya ketika bertemu dengan kader PDIP di kawasan Meruya, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019).

Pria yang kini dipanggil BTP tersebut menegaskan dia tak percaya mistis. Bukan itu saja, dia juga mengatakan bukan penggemar cincin batu. Cincin berwarna merah yang bisa menyala itu awalnya dipinjamkan OSO saat menjenguknya di Mako Brimob, Jawa Barat. Seusai keluar dari tahanan, Ahok sudah berjanji untuk mengembalikan cincin tersebut.

Namun, OSO justru memberikan benda unik itu kepada Ahok. Pengusaha asal Kalimantan Barat tersebut, kata Ahok, mengatakan bahwa cincin itu dipinjamkan selama-lamanya untuk dirinya.

"Saya bilang, jangan saya bang. Tapi ya, tidak boleh menolak rejeki," imbuhnya.

Bukan itu saja, dia juga mengaku tak percaya garis tangan manusia. Padahal, di video OSO TV Ahok menyebut garis tangan dia dan Puput sama persis. Sebagai WNI keturunan Tionghoa, Ahok percaya hal itu akan membawa keberuntungan dan membuatnya menjadi orang hebat.

"Persis sama," katanya sambil menunjukkan telapak tangan dia dan Puput kepada OSO.

Apa yang ditampilkan OSO TV itu berbeda dengan ucapannya saat blusukan ke markas PDIP di Jakarta Barat. Menurutnya, dia percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ajaran agama yang diyakininya. "Saya cuma percaya Tuhan sudah menakdirkan yang terbaik buat saya," ucap Ahok.

Sumber : Bisnis/JIBI