SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Surabaya–Nyaris semua pesawat yang harusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 09.00 WIB tadi terpaksa berputar-putar di angkasa lebih lama. Ada yang hanya 15 menit, ada yang satu jam.

Yang putar-putar satu jam antara lain Icha, yang menumpang GA 613 Makassar-Jakarta. “30 Menit sebelum mendarat pukul 09.30 WIB, pilot mengumumkan bahwa akan mengalami keterlambatan atau delay selama 25 menit karena sistem radar di Bandara Soekarno-Hatta mati. Finally kami semua total berputar-putar di udara selama 1 jam,” cerita Icha pada, Minggu (29/8).

Promosi Cerita Klaster Pisang Cavendish di Pasuruan, Ubah Lahan Tak Produktif Jadi Cuan

Sistem radar yang mengatur lalu lintas pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mati total pada pukul 09.00 – 09.40 WIB. Petugas menara terpaksa menggunakan cara non-radar untuk mengatur pergerakan pesawat sehingga butuh waktu lebih lama.

Selain Icha, ada Budiono yang juga mengalami nasib serupa. Warga Surabaya yang duduk di Seat 9 C menjelaskan, pesawat Garuda Indonesia GA309 Surabaya-Jakarta yang ditumpanginya sempat berputar-putar di udara selama 15 menit sebelum mendarat.

“Mestinya mendarat pukul 10.05. Lalu ketika sudah dekat Jakarta ada pengumuman bahwa pesawat harus putar-putar dulu sekitar 15 menit lagi karena ada kerusakan sistem di bandara,” ungkapnya.

Menurut dia, para penumpang terlihat tetap santai karena kerusakan bukan pada pesawat. “Cuaca sangat cerah sejak Surabaya sampai Jakarta. Tepat 10.30 pesawat mendarat dengan selamat. Alhamdulillah,” tambah mahasiswa pascasarjana Teknik Industri ITS ini.

dtc/ tiw

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya