SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarang –– Latar belakang pembunuhan Briptu Erik Dwi Widianto,28, anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Tengah, belum diketahui pasti. Namun, beredar kabar, kejadian itu bermotif rebutan perempuan.

Kabar itu beredar di kalangan wartawan di sela proses autopsi di RS Bhayangkara Semarang, Jl. Brigjen Katamso, Minggu (11/7) malam. Disebutkan, di ponsel korban terdapat sms berupa ancaman agar tidak mengganggu istri kakak (yang diduga pelaku pembacokan).

Promosi Kecerdasan Buatan Jadi Strategi BRI Humanisasi Layanan Perbankan Digital

Beredar juga informasi bahwa saksi mata telah diamankan polisi, sehingga wartawan kesulitan mengkroscek insiden tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku berjumlah 2 orang, berambut pendek, dan berkulit sawo matang. Usai membacok korban, mereka langsung melarikan diri dengan sepeda motor.

Kemudian, korban ditolong satpam dan tukang parkir Rumah Brownies, Jl Setiabudi. Posisinya tertelungkup di dekat tempat sampah. Tubuhnya penuh luka bacokan. Korban tak memakai pakaian dinas, melainkan jaket dan bersandal.

Valid tidaknya informasi itu belum terkonfirmasi. Pasalnya, sejauh ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan.

Sementara itu, hingga Minggu tengah malam, jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara. Belum ada tanda-tanda jenasah akan dibawa ke rumah duka, Madiun, Jawa Timur (sebelumnya ditulis Kediri, Jawa Timur). Padahal sebuah ambulans telah disiapkan beberapa jam sebelumnya.

dtc/tya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya