SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Foto: ilustrasi/http://i.ytimg.com/

Foto: ilustrasi/http://i.ytimg.com/

Promosi Strategi Telkom Jaga Jaringan Demi Layanan Telekomunikasi Prima

JAKARTA — Mabes Polri menangkap anggota jaringan penyelundup narkoba buatan Belanda. Tiga ratusan ribu butir ekstasi kualitas tinggi bernilai milyaran rupiah disita dari tangan pelaku.

“Ada 2 jenis ekstasi, yang merah 120 ribu butir. Ini kualitas bagus buatan Belanda, yang satu warna abu-abu ada 195 ribu butir,” jelas Direktur Narkoba Polri Brigjen Pol Arman Depari dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (15/9/2012).

Arman menjelaskan, ekstasi jenis merah itu ada cap bergambar gajah, yang maknanya memiliki kekuatan lebih besar dari ekstasi yang ada. Harganya tentu saja lebih tinggi dibandingkan ekstasi yang umumnya beredar.

“Ini jenis bagus dan tidak ada di Indonesia,” terang Arman.

Dia menuturkan, para pelaku ditangkap dalam serangkaian penangkapan sejak pekan lalu. Tersangka pertama yang ditangkap yakni Syahril di Pelabuhan Merak, Banten.

Berdasar keterangan Syahril, polisi menangkap tersangka lainnya atas nama Jefri. Kemudian terakhir polisi menangkap bandar narkoba kelompok ini, bernama A Liong di Surabaya. Semuanya adalah WNI. “Disita juga 15 kg ketamin, bahan pembuat sabu,” tegasnya.

“Masih ada tersangka lainnya big bos kelompok ini yang kita kejar,” tambahnya lagi. JIBI/dtc

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya