SOLOPOS.COM - Foto detikcom

Foto detikcom

JAKARTA-Komisi III DPR mengapresiasi penangkapan Nunun Nurbaetie. Kini Komisi III meminta KPK memeriksa Miranda Goeltoem untuk dikonfirmasi keterkaitannya dengan Nunun.

Promosi BRI Cetak Laba Rp15,98 Triliun, ke Depan Lebih Fokus Hadapi Tantangan Domestik

“Yang pertama kita memberi apresiasi kepada KPK yang telah berhasil menangkap Nunun dan membawa kembali ke Indonesia. KPK harus segera mengungkapkan motivasi pemberi cek itu, siapa pemberinya, dan kepentingannya untuk apa,” ujar Ketua Komisi III Benny K Harman di DPR Senayan, Jakarta, Senin (12/12/2011).

Ia meminta KPK segera menindaklanjuti apakah pemberian cek ada kaitan dengan timbal balik. Karena cek itu diberikan dalam suksesi pemilihan Deputi Senior Gubernur BI Miranda Goeltoem.

“Kemudian juga ditindaklankjuti apakah pemberian cek itu ada kontrak prestasinya. Apa timbal baliknya apa? Tentu meminta pejabat meminta sesuatu. Kalau betul cek ini alat menyuap supaya Miranda Goeltoem lolos tentu penyuap itu punya kepentingan terhadap Miranda Goeltoem,” paparnya.

Oleh karena itu KPK perlu memeriksa Miranda. Agar segera terbuka benang merah keterlibatan Nunun dalam kasus pemilihan DGSBI yang sudah memasukkan anggota DPR dari PDIP Panda Nababan ke bui ini.

“Oleh sebab itu KPK segera memeriksa Nunun untuk mengungkap itu semua, yang kedua harus memanggil Miranda Goeltoem apa betul dia punya kepentingan. Nunun adalah tokoh kunci untuk mengungkap. Harapan kita KPK gelombang ketiga mampu mengungkap masalah itu. Ujian berat pimpinan KPK gelombang ketiga. Ini tantangan berat KPK gelombang ketiga,” tandasnya. dtc

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya