SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Kuala Lumpur–Kepolisian Malaysia telah mengidentifikasi para tersangka pelaku pembakaran gereja pekan lalu di negeri jiran itu. Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein.

Dikatakan Hishammuddin, mereka yang ditemukan bersalah atas atas serangan pembakaran di Gereja Metro Tarbernacle di Kuala Lumpur akan dibawa ke pengadilan.

Promosi BRI Cetak Laba Rp15,98 Triliun, ke Depan Lebih Fokus Hadapi Tantangan Domestik

Diimbuhkan Hishammuddin, tindakan yang cepat dan pengawasan oleh kepolisian dan Kementerian Dalam Negeri sejak pekan lalu telah mencegah terjadinya insiden-insiden buruk lainnya. Langkah-langkah tambahan juga telah diambil untuk mengendalikan situasi.

Dijelaskan petinggi Malaysia itu, personel Departemen Pertahanan Sipil telah dikerahkan di tempat-tempat ibadah.

“Publik juga harus memainkan peran dengan memberitahukan polisi setiap masalah yang mencurigakan. Jangan cuma menunggu dan kemudian menyalahkan. Ini tanggung jawab bersama kita,” tegas Hishammuddin seperti diberitakan media Malaysia, New Straits Times, Selasa (12/1).

Aksi-aksi pengrusakan terhadap sejumlah gereja di Malaysia ditengarai dipicu putusan pengadilan Malaysia pada 31 Desember 2009 lalu yang mengizinkan surat kabar Katolik menggunakan kata “Allah” dalam edisi berbahasa Melayu media tersebut.

Putusan ini sontak saja menuai protes warga muslim di Malaysia. Sebab selama 3 tahun ini telah berlaku larangan penggunaan kata “Allah” bagi nonmuslim di negeri itu.

dtc/isw

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya