SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Washington–Senat AS melakukan voting untuk menjatuhkan sanksi-sanksi baru yang lebih tegas terhadap Iran. Sanksi tersebut sebagai upaya memaksa Iran menyerah pada tekanan global untuk membekukan program nuklirnya.

“Rezim Iran telah terlibat dalam pelanggaran-pelanggaran HAM serius terhadap warga negaranya sendiri, mendanai aktivitas teroris di Timur Tengah, dan mengembangkan aktivitas nuklir ilegal yang mendatangkan ancaman serius bagi keamanan AS dan sekutu-sekutu kita,” kata Senator dari Partai Demokrat Chris Dodd.

Promosi BRI Sukses Jual SBN SR020 hingga Tembus Rp1,5 Triliun

“Dengan rancangan undang-undang (RUU) ini, kita memperjelas bahwa akan ada konsekuensi yang sepatutnya jika tindakan-tindakan itu terus berlanjut,” imbuh Dodd, ketua Senate Banking Committee dan sponsor utama legislasi tersebut seperti dilansir AFP, Jumat (29/1).

RUU yang disetujui Senat melalui voting itu kini harus digabung dengan RUU serupa di DPR AS atau House of Representatives untuk kemudian disetujui kedua pihak dan disampaikan ke Presiden Barack Obama untuk disahkan.

RUU Senat ini bertujuan untuk menghukum perusahaan-perusahaan non-Iran yang melakukan bisnis di sektor energi Iran atau membantu Iran memproduksi atau mengimpor produk-produk penyulingan minyak seperti bensin dengan melarang mereka berbisnis di pasar AS.

Iran yang kaya minyak, kurang dalam hal kemampuan penyulingan minyak dan bergantung pada impor untuk memenuhi 40 persen kebutuhannya akan bensin.

AS dan negara-negara Barat lainnya menuding Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya. Namun pemerintah Iran berulang kali membantah tudingan itu. Ditegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.

dtc/isw

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya