SOLOPOS.COM - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (Yayus Yuswoprihanto/JIBI/Bisnis)

Kabinet Jokowi-JK melaporkan kekayaannya ke KPK. Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyatakan kekayaannya bertambah karena mendapat warisan dari orang tuanya.

Solopos.com, JAKARTA  Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, merahasiakan harta kekayaannya yang dilaporkan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Promosi BRI Cetak Laba Rp15,98 Triliun, ke Depan Lebih Fokus Hadapi Tantangan Domestik

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, seluruh penyelenggara negara diharuskan menyerahkan LHKPN kepada KPK baik pada saat menjabat maupun setelah selesai masa jabatannya.

“Ada banyak. Dilaporkan kan yang wajib kepada KPK, yang lain-lain tidak perlu tahu,” tuturnya di Gedung KPK Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Menurut pria kelahiran Palembang tersebut, jumlah harta kekayaannya kini telah bertambah sejak terakhir Ryamizard melaporkan LHKPN pada tahun 2001 lalu. Bertambahnya harta kekayaan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (AD) tersebut didapatkan melalui warisan dari orang tuanya.

“Kira-kira kan waktu itu orang tua saya belum meninggal, kalau sekarang sudah meninggal kan ada warisan. Pokoknya halal,” tukas Ryamizard.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya