SOLOPOS.COM - Pramono Anung Wibowo (Dok/JIBI/Bisnis Indonesia)

Ekonomi Indonesia terus diperbaiki oleh pemerintah dengan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi tahap VII.

Solopos.com, JAKARTA — Pengumuman paket kebijakan deregulasi tahap ketujuh yang sedianya dilakukan hari ini, Jumat (4/12/2015), ditunda karena masih harus dibahas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Promosi Kisah Petani Pepaya Raup Omzet Rp36 Juta/bulan, Makin Produktif dengan Kece BRI

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, mengatakan paket kebijakan belum dapat diumumkan hari ini, karena masih menunggu arahan Presiden dan Wakil Presiden. Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan daftar kebijakan yang masuk ke dalam paket kebijakan deregulasi tahap ketujuh.

“Paket kebijakan belum diumumkan hari ini, tetapi paket kebijakan sudah dipersiapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,” kata Seskab di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/12/2015).

Pramono menuturkan hari ini Menko Perekonomian Darmin Nasution akan melakukan pembahasan terbatas dengan Presiden dan Wakil Presiden terkait paket kebijakan deregulasi tersebut.

Apabila dianggap sudah siap, paket kebijakan deregulasi itu baru akan diumumkan pekan depan.

Adapun fokus paket kebijakan deregulasi tahap ketujuh adalah untuk menstimulasi, memudahkan, dan mengantisipasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Dengan kebijakan tersebut, diharapkan ekonomi nasional sudah siap dan tetap berjalan baik meskipun suku bunga Amerika Serikat mengalami penaikan.

“Fokusnya ada beberapa, terutama untuk menstimulasi, memudahkan, dan mengantisipasi kalau memang the Fed menaikkan suku bunga,” ujar dia.

Selain itu, paket kebijakan deregulasi juga akan memuat efisiensi, dan peningkatan produktivitas, serta kemudahan dunia usaha dalam menjalankan bisnisnya di dalam negeri.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan mengumumkan paket kebijakan deregulasi tahap ketujuh hari ini. Hal itu didasarkan kepada telah rampungnya draf paket kebijakan di Kementeriannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya