SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta (Solopos.com)–Terus derasnya aliran modal asing ke Indonesia sepanjang 2011 ini diperkirakan bakal membuat cadangan devisa Indonesia terus meningkat hingga US$ 110-120 miliar pada akhir tahun.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan, meskipun cadangan devisa Indonesia saat ini berada di posisi US$ 98 miliar, namun hingga semester pertama ini belum bakal menyentuh US$ 100 miliar.

Promosi Tenang, Asisten Virtual BRI Sabrina Siap Temani Kamu Penuhi Kebutuhan Lebaran

Kenaikan outlook sovereign rating dari lembaga pemeringkat Fitch juga diperkirakan Darmin belum akan membuat aliran dana asing terus bertambah dan membuat cadangan devisa RI tembus US$ 100 miliar di semester pertama.

“Itu memang kita perkirakan semester pertama ini belum tembus US$ 100 miliar, jangan terlalu cepat,” ujar Darmin saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (25/2/2011).

Namun, hingga akhir tahun, Darmin yakin cadangan devisa bisa mencapai kisaran US$ 110-120 miliar.

“Perhitungan kita akhir tahun memang akan bergerak antara US$ 110-120 miliar tapi itu sebetulnya kita sudah mencoba menghitung, nggak ada rumusnya yang menghitung pas, tapi lebih kurang pas,” tegasnya.

Darmin menilai, cadangan devisa Indonesia saat ini sudah cukup kuat untuk menahan jika terjadi pembalikan modal asing besar-besaran dari Indonesia (sudden reversal).

“Tapi sebetulnya jika cadangan devisa US$ 90-an miliar sudah memenuhi, termasuk persoalan itu (memenuhi kalau terjadi sudden reversal),” pungkasnya.

(dtc/tiw)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya