SOLOPOS.COM - Giok 20 ton yang ditemukan di Aceh (Detik.com)

Batu akik giok seberat 20 ton yang ditemukan di Aceh setidaknya membutuhkan waktu 20 hari untuk memindahkannya.

Solopos.com, BANDA ACEH  – Penemuan batu akik giok seberat 20 ton menghebohkan masyarakat. Tak ingin menimbulkan konflik di antara warga yang berebut mendapatkan batu tersebut akhinya diambil alih oleh Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) setempat. Mereka membutuhkan waktu setidaknya 20 hari untuk memindahkan batu mulia itu.

Promosi BRI Kembali Gelar Program Pemberdayaan Desa Melalui Program Desa BRILiaN 2024

“Kita memperkirakan membutuhkan waktu selama 20 hari untuk memindahkan batu ini,” ujar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Nagan Raya, Samsul Kamal sebagaimana diberitakan Detik.com, Senin (23/2/2015).

Lokasi penemuan batu masih terus dijaga oleh pihak kepolisian. Meski sempat ditentang oleh warga, namun proses pemindahan batu ini berjalan lancar.

Untuk mengangkut batu mulia raksasa ini setidaknya 60 warga dilibatkan untuk ikut membantu. Mereka harus melewati tanjakan bukit dan sungai. Batu yang diperkirakan memiliki berat 20 ton ini dipotong dengan menggunakan empat mesin yang dioperasikan oleh masyarakat.

Keputusan untuk membelah batu akik giok tersebut didapatkan melalui pertemuan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pekan lalu. Sebelumnya, batu sempat jadi masalah karena ada warga yang mengamankan dan sebaliknya, ada warga yang berusaha mengambil. Polisi dan TNI turun tangan dalam kejadian ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya