News
Senin, 23 Desember 2013 - 22:30 WIB

WNI di Hong Kong Diisolasi Gara-Gara H7N9

Redaksi Solopos.com  /  Rahmat Wibisono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi perawatan pasien flu burung di Hong Kong (cnn.com)

Solopos.com, BEIJING — Tri Mawarti, warga Indonesia di Hong Kong, dinyatakan terinfeksi virus H7N9 penyebab flu burung atau avian influenza terbaru. Tri, kini masih dirawat di ruang isolasi meski kondisinya dinyatakan terus membaik.

Wanita asal Banjarnegara, Jawa Tengah itu telah beberapa hari di ruang isolasi setelah sebelumnya berada di ruang gawat darurat RS Queen Mary, Hong Kong, Ia dirawat intensif karena kondisinya yang kritis akibat terinfeksi virus H7N9.]

Advertisement

Kenyataan itu diungkapkan Konsul Muda Penerangan Konsulat Jenderal Indonesia di Hong Kong Sam Ariyadi, Senin (23/11/2013). “Meski kondisinya sudah makin membaik, namun pihak otoritas kesehatan Hong Kong masih mengisolasi yang bersangkutan untuk observasi,” kata Ariyadi.

Kasus yang dialami Mawarti itu flu burung galur H7N9 pertama di Hong Kong, yang menimpa manusia. Wanita berusia 36 tahun itu, telah bebas dari berbagai alat bantu pernafasan dan masker, dan dapat berbicara secara normal dengan rekan atau keluarga yang menjenguknya, meski harus melalui interkom dan kamera dari ruang isolasi.

Ia juga telah dijenguk dan berkomunikasi dengan putrinya, Eka Fitria, 16, yang didatangkan dari Indonesia. “Kondisinya, makin menunjukkan perkembangan positif tetapi untuk kepentingan observasi yang lebih intensif, yang bersangkutan belum diperkenankan keluar dari ruang isolasi,” kata Ariyadi.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif