News
Kamis, 16 Desember 2021 - 08:16 WIB

Tak Ingin Lukai Istri, Puspo Wardoyo Sebut Poligami dengan Pindah Tugas

Nugroho Meidinata  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pemilik Wongso Group, Puspo Wardoyo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Pengusaha nasional, Puspo Wardoyo yang dikenal sebagai Bapak Poligami Indonesia dan Presiden Poligami Indonesia ternyata ada istilah lain untuk menyebut kata poligami ke istri-istrinya.

Ia menggunakan kata-kata lain yang tak menyakiti hati istrinya, yakni pindah tugas. Dengan kata-kata tersebut, ia berharap tak menyakiti hati istrinya. Selain itu, dia juga berkeyakinan akan membuat istri yang ia nikahi akan menjadi perempuan yang jauh lebih baik sebelum mengenalnya.

Advertisement

Baca Juga: Ini Sosok Tante Sisca yang Viral karena Diintip di Kamar Bareng Pacar

“Saya harus pindah ke perempuan lain yang membutuhkan pola pemikiran saya sehingga harus pindah tugas. Saya enggak pernah bilang poligami ke istri saya, tapi pindah tugas. Pastinya, perempuan yang saya nikahi lebih baik dari pada dulunya,” ucap dia.

Advertisement

“Saya harus pindah ke perempuan lain yang membutuhkan pola pemikiran saya sehingga harus pindah tugas. Saya enggak pernah bilang poligami ke istri saya, tapi pindah tugas. Pastinya, perempuan yang saya nikahi lebih baik dari pada dulunya,” ucap dia.

Menurut Puspo Wardoyo, meski melakukan poligami, kondisi istri-istrinya ini kini lebih baik daripada sebelumnya, baik dari ekonomi maupun akhlaknya.

Baca Juga: Juru Kunci Gunung Lawu Ada 11, Apa Saja Tugasnya?

Advertisement

“Kan harus adil, adil di ranjang bagaimana. Adil kebutuhan jasmani bagaimana?” tanya Deddy Corbuzier dalam podcastnya yang tayang di kanal Youtube miliknya.

Baca Juga: Tegur Yusuf Mansur, Puspo Wardoyo Dikenal Presiden Poligami Indonesia

“Adil enggak harus sama, tapi sesuai dengan kebutuhan. Adil sesuai dengan kesepakatan,” jawab dia.

Advertisement

Seperti diketahui, sosok Puspo Wardoyo sempat membuat heboh emak-emak Indonesia lantaran mengampanyekan poligami. Bahkan, ia pernah melontarkan lelucon apabila ulama hanya memiliki satu orang istri maka disebut masih rendah ilmunya.

Baca Juga:  Sebelum Meninggal Dunia, Laura Anna Idap Spinal Cord Injury, Apa Itu?

Dikutip dari Inews.id, Puspo Wardoyo menikah pertama kalinya pada 1979. Dia lantas menikah dengan istri kedua pada 1996. Hanya berselang satu tahun, Puspo menikah dengan istri ketiga. Puspo kemudian menikah keempat kalinya pada 1999.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif