News
Selasa, 11 Mei 2021 - 07:42 WIB

Solopos Hari Ini: Negara Peka, Baru Dipercaya

Tim Solopos  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Koran Solopos edisi Selasa (11/5/2021).

Solopos.com, SOLO-- Koran Solopos Hari Ini edisi Selasa (11/5/2021) mengulas tentang negara peka, baru dipercaya.

Masyarakat diminta menahan diri untuk tidak mudik dan merayakan Lebaran dengan berbagai pembatasan. Sedangkan pemerintah diminta peka dan konsisten dalam penanganan pandemi, termasuk menghentikan arus masuk warga asing (WNA).

Advertisement

Salah satu seruan pembatasan dalam perayaan Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriah adalah anjuran Muhammadiyah agar masyarakat melakukan Salat Idulfitri dan takbiran di rumah. Seruan ini terutama ditujukan bagi masyarakat di kawasan-kawasan berisiko tinggi.

Berbagai pilihan berita yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa disimak di Espos Premium.

Advertisement

Berbagai pilihan berita yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa disimak di Espos Premium.

Sopir Dipecat, Gibran Evaluasi Contra Flow

Manajemen Batik Solo Trans (BST) akhirnya memberhentikan sopir bus Batik Solo Trans (BST) menyusul insiden serempetan dengan railbus Batara Kresna di Jl. Slamet Riyadi Solo, Sabtu (8/5/2021). Sopir tersebut dikenai sanksi pemecatan lantaran dianggap sudah melakukan pelanggaran tingkat berat. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan tindakan tersebut dianggap membahayakan keselamatan penumpang.

“Driver tersebut sudah kami berhentikan. Karena itu pelanggarannya masuk kategori berat. Yang jelas yang bersangkutan sudah menyalahi SOP. Melewati markah pembatas untuk kereta. Sudah langsung kami berhentikan,” kata dia, kepada wartawan, Senin (10/5/2021). Saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mendata kerusakan yang ditimbulkan termasuk nilai kerugian. Ia lantas meminta maaf kepada penumpang, pengguna setia BST, dan PT KAI atas kejadian tersebut.

Advertisement

Berbagai pilihan berita yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa disimak di Espos Premium.

Merawat Tradisi Keraton Solo

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo kembali melakukan kirab malam selikuran, Minggu (2/5/2021). Kirab dilakukan dengan protokol kesehatan dengan memakai masker.

Jalannya kirab dimulai dari Kori Kamandungan pukul 21.20 WIB menuju Masjid Agung Keraton Solo. Sebelumnya, Kota Solo diguyur hujan deras sejak petang. Tapi kirab tetap berlangsung dengan tertib.

Advertisement

Para peserta kirab memakai beskap putih dan ada juga memakai pakaian hitam. Sejumlah perempuan menyanyikan tembang di barisan depan.

Semua peserta berjalan tanpa alas kaki. Barisan kirab membawa jodang, tombak, lampu ting, dan lampu petromaks. Setiap jodang disunggi dua orang, di dalamnya ada sejumlah tumpeng sewu yang dikemas dalam kantong plastik bening.

Seluruh barisan tiba di Masjid Agung sekitar pukul 21.40 WIB. Jodang yang berisi tumpeng sewu ditaruh di tengah. Sebagian besar para peserta duduk berhadapan menghadap selatan dan utara.

Advertisement

Berbagai pilihan berita yang dimuat di Koran Solopos Hari Ini bisa disimak di Espos Premium.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif