News
Senin, 15 Desember 2014 - 09:30 WIB

SOLOPOS HARI INI : Korban Longsor Banjarnegara Dikubur Massal

Redaksi Solopos.com  /  Jafar Sodiq Assegaf  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Halaman Depan Harian Umum Solopos edisi Senin, 15 Desember 2014

Solopos.com, SOLO – Bencana tanah longsor di Banjarnegara jadi topik utama Harian Umum Solopos hari ini, Senin (15/12/2014). Diberitakan Solopos.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta evakuasi korban longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, diselesaikan lebih dulu sebelum kegiatan yang lain.

Di tengah puluhan warga yang meninggal akibat longsor di Karangkobar, terselip cerita perjuangan para korban yang bertahan hidup dari timbunan tanah. Seperti apa kisahnya? Simak rangkuman berita Harian Umum Solopos edisi Senin, 15 Desember 2014, berikut;

Advertisement

BENCANA TANAH LONGSOR: Korban Dikubur Massal

Para korban yang meninggal dalam bencana tanah longsor di Karangkobar, Banjarnegara, dimakamkan secara massal, Minggu (14/12). Sementara itu proses evakuasi korban yang tertimbun tanah di Karangkobar, Banjarnegara, Jateng, dibayang-bayangi bahaya longsor susulan.

Advertisement

Para korban yang meninggal dalam bencana tanah longsor di Karangkobar, Banjarnegara, dimakamkan secara massal, Minggu (14/12). Sementara itu proses evakuasi korban yang tertimbun tanah di Karangkobar, Banjarnegara, Jateng, dibayang-bayangi bahaya longsor susulan.

(Baca Juga: Jokowi Tinjau Lokasi Bencana, Kodam Kirim 3 Ambulans, PKS Urus Jenazah, GP Ansor Kerahkan 300 Personel Banser, PMI Koordinasikan Pendataan Pengungsi Jemblung, Korban Meninggal Tercatat Sudah 39 Orang)

LONGSOR BANJARNEGARA: Jokowi Minta Evakuasi Korban jadi Prioritas

Advertisement

”Yang paling penting sekarang evakuasi dulu. Saya sudah pesan tadi, dirampungkan dulu evakuasinya, kami tidak akan bicara yang lain, konsentrasi evakuasi,” kata Presiden di Banjarnegara, Minggu (14/12) siang.

Kepala Negara mengatakan hal itu kepada wartawan seusai mengunjungi lokasi longsor dan tempat pengungsian warga Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara.

Ter kait dukungan sarana untuk evakuasi, Presiden mengatakan hal itu akan dilakukan dengan bantuan ekskavator. ”Nanti kalau jalannya sudah didorong [material yang menutup ruas jalan], sudah bisa dibuka, ekskavator masuk. Diperkirakan besok [Senin, 15/12] ekskavator masuk karena memang kondisinya seperti itu,” kata Presiden.

Advertisement

(Baca Juga: Pasca Evakuasi, Relokasi Mendesak Dilakukan, Evakuasi Korban, Kementerian PU Datangkan 13 Alat Berat, 20 Jenazah Ditemukan, 88 Korban Masih Tertimbun, Pastikan Korban Selamat, SAR Lakukan Deteksi Detak Jantung)

KISAH KEHIDUPAN: Tertimbun 7 Jam, Selamat karena Batang Singkong

Di tengah puluhan warga yang meninggal akibat longsor di Karangkobar, terselip cerita perjuangan para korban yang bertahan hidup dari timbunan tanah. Berikut kisahnya.

Advertisement

Wawan Wahyuni, 20, nyaris putus asa setelah terjebak selama tujuh jam di bawah tanah longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Karangkobar, Banjarnegara. Wawan akhirnya selamat setelah menggali tanah menggunakan batang pohon singkong.

Padahal tanah longsor menimbun hampir seluruh tubuhnya dan dia menunggu keajaiban berupa datangnya bantuan. Karena tanah yang menimbun dirinya masih lembek, dia coba untuk bisa mengeluarkan kedua tangannya yang sempat ikut tertimbun untuk meraih sebatang pohon singkong yang tidak jauh dari dirinya.

Sedikit demi sedikit dia coba mengorek-ngorek tanah yang menutupi tubuhnya hingga sebatas dada agar memudahkan dirinya untuk bernapas dan menunggu bantuan datang.

Saat hampir putus asa ditengah kegelapan dan kabut dia menunggu pertolongan, ketika itu pula dia melihat ada cahaya dari lampu senter warga dan sukarelawan yang berusaha mencari korban longsor yang selamat.

”Saya langsung teriak minta tolong hingga akhirnya didengar, jaraknya sekitar 100 meter,” ungkap Wawan, Minggu (14/12).

(Baca Juga: Kisah Korban Selamat: 7 Jam Gali Tanah Gunakan Batang Singkong, Kisah Korban Selamat: Dua Kali Dentuman lalu Brak…)

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif