News
Rabu, 22 Juni 2016 - 20:27 WIB

Ribuan Warga Hadiri Haul Bung Karno di Borobudur

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ketua PC NU Kabupaten Magelang KH Said Asrori memberikan ceramah dalam kegiatan Haul ke-46 Bung Karno di Dusun Sangen Desa Candirejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Selasa (21/6/2016) malam. (Foto istimewa)

Ribuan warga menghadiri kegiatan Haul Bung Karno di Borobudur

Harianjogja.com, MAGELANG– Ribuan orang menghadiri Haul ke-46 Bung Karno di Dusun Sangen Desa Candirejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, Selasa (21/6/2016) malam.

Advertisement

Mereka berasal dari berbagai kalangan dan lintas organisasi, meliputi partai politik, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Bahkan, seluruh pimpinan partai politik di Kabupaten Magelang menghadirinya.

Acara yang digelar di kediaman Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magelang, Saryan Adi Yanto itu berlangsung khidmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil. Puncaknya, pengajian oleh Ketua PC NU Kabupaten Magelang KH Said Asrori.

Dalam ceramahnya, Said Asrori mengajak seluruh masyarakat meneladani sikap dan perilaku Soekarno. Menurutnya, jasa Soekarno sangat besar bagi negara Indonesia.

Advertisement

“Jasa beliau sangat besar. Satu dia adalah proklamator, presiden pertama Indonesia dan ketiga bersama para alim ulama dan tokoh masyarakat lain membuat pondasi bangsa,” tuturnya.

Meneladani sikap Soekarno, lanjutnya, seiring dengan pengamalan Pancasila. Pancasila mengajarkan tentang nilai-nilai ketuhanan, kerukunan antar umat beragama dan manusia, serta berkeadilan.

“Negara kita didirikan dari berbagai suku dan bangsa supaya kita semua saling menghormati dan menghargai. Juga mengajarkan berkeadilan,” tuturnya.

Advertisement

Dalam pandangannya, sikap ini mulai luntur di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Untuk itu, kegiatan haul Bung Karno ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk kembali pada semangat Pancasila.

Adapun Saryan Adi Yanto mengungkapkan kegiatan haul ini digelar sebagai sarana mengenang dan memotivasi diri dari perjuangan Bung Karno. Dia berharap melalui kegiatan ini generasi bangsa bisa meneladani semangat pendiri bangsa itu.

“Bung Karno ini bapak bangsa dan dimiliki semua golongan. Untuk itu, kami ajak seluruh elemen untuk mendoakannya,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif