Wiranto Sebut Internet Papua Sudah Normal, Telkomsel Bilang Belum

Prajurit Korps Marinir TNI AL berjaga di Pelabuhan Jayapura, Papua, Minggu (1/9/2019), pascaunjuk rasa warga Papua Kamis (29/8 - 2019). (Antara/Zabur Karuru)
05 September 2019 22:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan bahwa akses internet di Papua dan Papua Barat sudah normal kembali setelah pembatasan dicabut. Namun, pernyataan berbeda disampaikan Kementerian Kominfo dan operator selular.

"Saya sudah berjanji tanggal 5 September 2019 akan kita pertimbangkan. Kalau kondusif maka pembatasannya dicabut," kata Wiranto, di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Menurut Wiranto dalam konferensi pers terkait situasi di Papua dan Papua Barat, berdasarkan laporan Kapolri, Panglima TNI, dan Badan Intelijen Negara (BIN) di lapangan, kondisi di Papua dan Papua Barat sudah cukup kondusif sehingga pembatasan internet dicabut. "Jadi, internet sudah dapat dinormalkan kembali," katanya lagi.

Tetapi, Wiranto mengatakan bahwa pencabutan pembatasan internet itu berlaku dengan catatan situasi terus berlangsung kondusif. "Apabila keadaan memburuk, mudah-mudahan tidak. Maka, pembatasan internet akan dilakukan kembali," katanya.

Sementara itu pernyataan berbeda dilontarkan operator selular. Telkomsel pada Kamis malam mengaku belum membuka akses internet di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat. VP Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin, yang dihubungi di Jakarta, mengatakan masih menunggu arahan dari Kementerian Kominfo untuk kembali menyediakan akses internet di Papua yang diputus sejak 21 Agustus lalu.

"Telkomsel mengikuti instruksi pemerintah, dalam hal ini Kominfo. Sampai saat ini, ada 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat [yang internetnya kembali pulih]," jelas Denny, Kamis (5/9/2019).

Sedangkan untuk wilayah lainnya yang masih terkena pemblokiran internet, Telkomsel masih belum bisa membukanya karena Kominfo belum memberikan arahan.

"Telkomsel akan menunggu arahan dan instruksi selanjutnya dari Kementerian Kominfo untuk pembukaan blokir layanan data/internet Telkomsel di wilayah lainnya di Provinsi Papua dan Papua Barat," sambung pria yang karib disapa Abe itu.

Sebelumnya pada Rabu (4/9/2019), Kominfo mengumumkan telah mencabut blokir internet di 19 kabupaten di Provinsi Papua dan 10 kabupaten di Papua Barat. Masih ada 10 kabupaten di Papua dan 3 kabupaten/kota di Papua Barat yang akses internetnya diblokir.

Telkomsel sendiri merupakan salah satu operator seluler yang memiliki wilayah cakupan paling luas di Papua serta Papua Barat. Selain Telkomsel, XL Axiata juga sudah menyediakan akses internet di Papua Barat.

XL Axiata juga pada Kamis malam mengatakan belum membuka sepenuhnya akses internet di daratan Papua. "Memang sudah dibuka kemarin malam, tapi masih per kabupaten dan kota," kata Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya.

Begitu pula dengan Kementerian Kominfo yang menyatakan telah mencabut blokir internet namun baru di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat. Pemerintah belum sepenuhnya membuka pintu dunia maya bagi warga di Bumi Cenderawasih.

"Kami sedang evaluasi apakah akan dibuka seluruhnya atau tidak," ujar Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu pada Kamis sore.

Sumber : Antara, Suara.com