Polri Klaim Posisi Veronica Koman di Luar Negeri Sudah Terdeteksi

Veronica Koman (Twitter davidlipson)
05 September 2019 18:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Polri tak ambil pusing dengan kritik terhadap penetapan tersangka terhadap Veronica Koman. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengklaim telah mendeteksi keberadaan Veronica Koman di luar negeri.

Kini, kata dia, aparat kepolisian bersama Interpol masih melakukan pengejaran. Namun, Dedi merahasiakan nama negara yang kini disinggahi Veronica dengan alasan hal itu masuk dalam ranah penyidikan.

"Sudah diketahui cuma tidak mungkin saya sampaikan, itu masih dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik," kata Dedi di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019), dilansir Suara.com.

Dedi mengungkapkan pihaknya tengah bekerjasama dengan Interpol dalam melakukan pengejaran terhadap Veronica. Nantinya, kata Dedi, Interpol akan mengirimkan surat kepada negara yang menjadi lokasi keberadaan Veronica Koman.

"Nanti akan ada police to police yah, kalau misalnya ada perjanjian ektradisi kan cepat," ujarnya.

Diketahui, polisi telah menetapkan Veronica sebagai tersangka lantaran dituding memprovokasi warga Papua dengan menyebarkan berita hoaks di dunia maya.

Kuasa Hukum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) itu dianggap ikut memprovokasi aksi pengepungan di Surabaya hingga memantik demonstrasi berujung rusuh yang terjadi di Manokwari, Papua Barat.

Aksi provokasi yang dilakukan Veronica itu dengan cara menyebar foto dan video terkait aksi kegiatan warga Papua dengan lewat akun Twitter pribadinya. Namun, konten-konten yang diunggah Veronica dianggap hoaks.

Dalam kasus ini, Veronica Koman dijerat pasal berlapis. Di antaranya, UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP. UU No 1/1946 dan UU No 40/2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis, dan Ras.

Sumber : Suara.com