Wisatawan Malaysia Paling Banyak Kunjungi Indonesia

Pengunjung menyaksikan matahari terbit pertama tahun 2019 di Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (1/1 - 2019). (Antara/Anis Efizudin)
03 September 2019 10:00 WIB Septina Arifiani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia Juli 2019 mencapai 1,48 juta kunjungan atau naik sebesar 2,04 persen ketimbang Juni 2019. Namun jumlah tersebut mengalami penurunan 4,10 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada Juli 2018 yang berjumlah 1,55 juta kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, jumlah 1,48 juta kunjungan itu terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 977.420 kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 316.720 kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 189.650 kunjungan.

“Secara kumulatif, Januari–Juli 2019, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia mencapai 9,31 juta kunjungan atau naik 2,63 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 9,07 juta kunjungan,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (2/9/2019) siang, sebagaimana dilansir Setkab.go.id.

Dari 1,48 juta kunjungan, menurut Kepala BPS, wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki persentase kenaikan paling tinggi dibanding Juli 2018, yaitu sebesar 9,81 persen, sedangkan persentase penurunan terjadi pada wisman yang datang dari wilayah ASIA selain ASEAN, yaitu sebesar 16,53 persen.

Sementara menurut kebangsaaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari negara Malaysia sebanyak 240.300 kunjungan (16,19 persen), Tiongkok 193.800 kunjungan (13,06 persen), Singapura 145.000 kunjungan (9,77 persen), Australia 138.000 kunjungan (9,32 persen), dan Timor Leste 108.600 kunjungan (7,32 persen).

“Secara kumulatif (Januari–Juli 2019), wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki persentase kenaikan paling tinggi, yaitu sebesar 17,60 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan wilayah ASIA selain ASEAN memiliki persentase penurunan paling besar, yaitu sebesar 8,66 persen,” sambung Suhariyanto.

Sementara menurut kebangsaaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama 2019 paling banyak berasal dari wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 1,84 juta kunjungan (19,78 persen), Tiongkok 1,25 juta kunjungan (13,37 persen), Singapura 1,07 juta kunjungan (11,50 persen), Australia 745.500 kunjungan (8,01 persen), Timor Leste 717.100 kunjungan (7,70 persen).