Diduga Stres, Polisi Nekat Ingin Temui Jokowi di Istana Bogor

Ilustrasi garis polisi (www.witf.org)
02 September 2019 18:35 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Seorang anggota polisi berinisial SN mencoba masuk ke Istana Kepresidenan Bogor untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena mendapat bisikan gaib. Aksi itu dilakukan lantaran SN diduga sedang mengalami depresi.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Syaifuddin Gayo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, anggota polisi tersebut datang ke pintu 3 Istana Bogor memakai pakaian dinas Polri.

"Dia [SN] pakai baju dinas pangkat Irjen, bilang ke petugas piket Istana mau ketemu Jokowi. Ya ditolaklah sama petugas," kata Gayo saat dimintai konfirmasi, Senin (2/9/2019), yang dirilis Suara.com.

Petugas Istana pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Bogor Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksan, diketahui, SN merupakan anggota Polda Metro Jaya berpangkat Briptu.

"Setelah kami teliti ternyata dia [SN] anggota Polisi dari kesatuan Polda Metro Jaya," jelas Gayo.

SN mengaku ingin bertemu Presiden Jokowi setelah mendapat bisikan gaib. Untuk penyelidikan lebih lanjut, SN pun diserahkan ke Provost Polresta Bogor Kota selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya.

"Diduga stres, sekarang sudah dibawa ke kesatuannya [Polda Metro Jaya]," tutupnya.

Sumber : Suara.com