Sebut PAN Tak akan ke Jokowi, Amien Rais Mengaku Dapat Bisikan

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eddy Soeparno dan kader lainnya merayakan ulang tahun PAN di Jakarta, Jumat (23/8 - 2019). (Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso)
23 Agustus 2019 17:00 WIB Jaffry Prabu Prakoso Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA — Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku dibisiki oleh Ketua Umum, Zulkifli Hasan mengenai posisi partai tersebut selama pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Amien mengklaim PAN tidak akan ikut dalam koalisi pemerintah.

“Insya Allah kita di luar memberikan masukan, kritik, koreksi kalau perlu. Tapi kita akan dorong, support kalau jalannya benar,” katanya saat perayaan ulang tahun PAN di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Mendengar hal ini, Amien menyatakan cukup lega karena sesuai dengan harapannya sejak Pemilu Presiden 2019. Dengan begitu, katanya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki teman di luar pemerintahan bersama PAN.

Kini tinggal Partai Gerindra dan Demokrat sebagai partai non-pengusung Jokowi-Amin yang belum memutuskan sikap. Sebelumnya Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berharap semua partai pengusung Prabowo-Sandi berada di luar pemerintah.

“Walaupun lagi-lagi tidak ada kemampuan dari PKS apalagi saya pribadi untuk memaksa siapapun. Tapi secara etika dan logika demokrasi ini perlu tumbuh dan berkembang,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Mardani menjelaskan bahwa masih yakin dan percaya Partai Gerindra akan ikut di gerbong pihak yang mengkritik dan mengawasi kinerja pemerintahan kedua Jokowi.

“Oposisi yang baik bukan sendirian, tapi oposisi yang seimbang dan kuat. Karena itu PKS tidak bahagia ketika sendirian. Tapi kalau itu adalah pilihan yang harus diambil, ya harus siap,” jelasnya.

Sumber : Bisnis/JIBI