Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang India Naik Jadi 170 Orang

Banjir bandang di India (Reuters)
12 Agustus 2019 16:40 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, NEW DELHI Sekitar 170 orang meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda India. Hujan deras dan tanah longsor yang terjadi, Sabtu (10/8/2019), membuat warga di wilayah Karnataka, Kerala, dan Maharashtra, mengungsi.

Dikabarkan India Today, Senin (12/8/2019), curah hujan yang cukup tinggi di tiga negara bagian India tersebut menyebabkan banjir dan tanah longsor. Akibatnya, kini masyarakat harus bertahan di tenda pengungsian yang disiapkan pemerintah setempat.

Meski hujan sudah reda, air dan lumpur masih menggenangi rumah warga. Jadi, mereka masih harus tinggal lebih lama di pengungsian. “Air datang dari segala arah. Sampai saat ini, air dan lumpur masih menggenangi beberapa rumah,” kata salah satu korban banjir bandang tersebut.

Pemerintah India mengatakan proses evakuasi terhambat akibat hujan dan badai yang sangat deras. Jadi, kemungkinan jumlah korban akibat bencana alam itu masih terus bertambah.

Pada 2018 lalu, 200 nyawa di Kerala, India melayang akibat banjir bandang. Bencana alam yang menjadi salah satu terburuk di India sepanjang 100 tahun terakhir itu merendam sekitar lima juta rumah.

Dikabarkan Aljazeera, beberapa bangunan bersejarah dan situs warisan dunia di Karnataka dilanda banjir. Sejauh ini ada 60 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda India. Berdasarkan data pemerintah setempat, Kerala dan Maharashtra menjadi wilayah yang paling terdampak bencana banjir tersebut.

Kolom 10 hours ago

Puser Parto