Jemaah Indonesia Bergerak Menuju Arafah Persiapan Wukuf

Jemaah Rombongan I-IV Kloter 41 Karanganyar-Wonogiri makan siang di tenda Maktab 11 Arafah, Minggu (19/8 - 2018). (Solopos/Syifaul Arifin)
09 Agustus 2019 18:10 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, MAKKAH – Calon jemaah haji Indonesia mulai bergerak dari pondokan di Kota Makkah menuju ke Arafah untuk persiapan melakukan wukuf dan rangkaian puncak ibadah haji atau masyair.

“Pagi ini mulai diberangkatkan jemaah ke Arafah dan di sana sudah ada petugas-petugas kita yang diberangkatkan tadi malam,” kata Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Subhan Cholid di Kota Makkah, Jumat (9/8/2019).

Subhan menambahkan pemberangkatan jemaah ke Arafah dimulai pada pukul 07.00 pagi dan ditargetkan rampung pada pukul 20.00 waktu setempat.

Di Padang Arafah, jemaah akan menempati tenda-tenda yang sudah disediakan sesuai dengan maktab-maktab yang telah ditentukan.

“Pada Sabtu pagi 9 Zulhijah sampai waktu zuhur, jamaah memperbanyak amaliah yang dibawa dari rumah masing-masing, kemudian prosesi wukuf salat Zuhur dan Ashar diqosor, kemudian acara pribadi wukuf,” jelasnya.

Pihaknya tidak memberikan ketentuan kepada jemaah akan lebih banyak melakukan wukuf di dalam maupun di luar tenda.

Namun mengingat cuaca yang kemungkinan ekstrem karena waktu wukuf bersamaan dengan musim panas di Makkah maka ia mengingatkan jemaah untuk bisa mengukur kemampuan dirinya.

“Ada yang mengutamakan wukuf langsung di bawah langit tapi kalau memberatkan diri bisa di dalam tenda untuk mengurangi rasa panas dari terik matahari secara langsung,” lanjutnya.

Ia menambahkan sebagaimana pengalaman tahun-tahun sebelumnya setelah wukuf saat cuaca sudah mulai teduh jemaah banyak yang naik ke Jabal Rahmah.

“Kami mengimbau jamaah untuk memperhatikan arah kembali ke tenda agar bisa pulang sesuai waktu karena begitu terbenam matahari harus menuju Arafah,” katanya.