Kakek 64 Tahun Jalan 100 Kilometer Jualan Ikan Asin Demi Pengobatan Istri

Ahmad, kakek berusia 64 tahun yang menjajakan ikan asin kering Twitter/WardinaAina
07 Agustus 2019 15:10 WIB Septina Arifiani/Egitya Eryaningwidhi Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Ahmad, seorang kakek 64 tahun asal Malaysia menjadi perbincangan di jejaring sosial karena kisah tragis hidupnya. Ia rela berjualan ikan asin dan berjalan 100 km setiap hari demi biaya pengobatan istrinya.

Kisah ini awalnya dibagikan oleh warganet asal Malaysia, Aina Wardina, dalam Twitternya. Ia mengatakan ingin membantu kakek itu.

“Demi Allah, aku ingin membantu bapak ini, salah satu orang di rumahnya sedang sakit. Setiap hari dia di sekitar kawasan Pahlawan, Melaka. Tolong bantu bapak ini teman-teman dengan retweet unggahan ini,” tulis Aina sebagai keterangan sembari membagikan sebuah foto kakek Ahmad sedang memegang ikan asin tersebut.

“Untuk menawarkan produknya, bapak ini hanya berteriak, mungkin karena sudah lelah berjalan,” tulis Aina lagi dalam kolom komentar.

Lantas, kisah mengharukan tersebut mendapatkan respons dan komentar dari warganet.

“Dulu aku bekerja dekat situ dan bersedekah kepada bapak ini. Setiap hari ia datang naik bus untuk mencari rezeki untuk isterinya yang sedang sakit,” ujar @hadekpening dalam kolom komentar.

Salah seorang warganet memberitahukan bahwa ia pernah bertemu dengan kakek ini pada 2012 lalu dan dengan pekerjaan yang sama.

“Aku pernah bertemu dengan bapak ini berjualan ikan asin pada 2012 dan sampai sekarang dia masih mempunyai kesulitan yang sama demi istrinya. Tolong bantu dia dengan berdonasi agar mengurangi bebannya,” tulis @hatakekakashiMY.

“Daripada minta sedekah, dia memilih untuk berjualan kecil-kecilan. Teman-teman, jika ada yang mau beli ikan asin bapak ini, kalo ada rezeki lebih tolong berikan lebih banyak untuk bapak ini. Semoga Allah berikan kamu kebahagiaan dan senantiasa banyak rezeki,” tulis @znr8_ ditutup dengan emotikon berdoa.