Listrik Jabodetabek Padam & KRL Lumpuh, Penumpang Disarankan Cari yang Lain

Rangkaian KRL Commuter Line melintas di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (2/1 - 2019). (Antara/Muhammad Iqbal)
04 Agustus 2019 17:30 WIB Rio Sandy Pradana Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat telah mengganggu beberapa sarana transportasi umum seperti KRL Jabodetabek dan MRT Jakarta.

Melalui akun Twitter @CommuterLine diimbau bagi penumpang KRL yang tidak dapat menunggu disarankan untuk menggunakan transportasi umum lain dan untuk proses pembatalan tiket dapat dilajukan di loket stasiun.

VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba memohon maaf atas gangguan perjalanan KRL yang terjadi di seluruh lintas. Hal ini sehubungan dengan pemadaman listrik di seluruh wilayah Jabodetabek.

Pihaknya sedang berupaya untuk menangani gangguan perjalanan KRL akibat mati listrik yang terjadi di wilayah Jabodetabek. "Petugas saat ini masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menangani permasalahan ini," kata Anne dalam siaran pers, Minggu (4/8/2019).

Dia mengimbau para pengguna KRL yang berada di dalam kereta untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas terutama yang berada di dalam kereta. Adapun, bagi para pengguna KRL yang masih berada di stasiun dapat membatalkan tiket perjalanannya ke loket stasiun.

Sementara itu, layanan MRT Jakarta juga ikut terdampak atas mati listrik tersebut. Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mendeteksi pasokan listrik dari PLN terhenti mulai 11.50 WIB hari ini.

"Tim Operasi dan Pemeliharaan saat ini memastikan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman," kata Kamaluddin.

Dia menuturkan bahwatim tersebut mendeteksi empat unit kereta Ratangga terhenti di antara stasiun bawah tanah dan saat ini dalam proses evakuasi. Pintu Platform Screen Door (PSD) dibuka secara manual untuk proses evakuasi.

Pihaknya berjanji akan memberikan informasi detail lebih lanjut. MRT Jakarta menempatkan aspek keamanan dan keselamatan sebagai prioritas utama bagi para pengguna.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 11 hours ago

Puser Parto