Jawa Barat & Jabodetabek Mati Listrik, PLN Minta Maaf

Ilustrasi-Teknisi Unit Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN melakukan perawatan pada trafo di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (9/7 - 2019). (Bisnis/Rachman)
04 Agustus 2019 15:00 WIB Saeno Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- PT PLN menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik akibat gangguan pada sejumlah pembangkit di Jawa. Pemadaman terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (off).

Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip. Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulis, diterima Minggu (4/8/2019).

Di Jawa Barat  terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan pemadaman listrik di sejumlah area. Area pemadaman meliputi Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal” ujar Made.

Terkait perbaikan penyebab gangguan  disebutkan bahwa sudah dilaksanakan pengamanan GSW yang putus, dan penyalaan kembali GT di Suralaya. PLN akan  melaksanakan scanning assesment kondisi GSW yang setipe. PLN juga mengklaim melakukan pengaturan beban dari UP2B untuk meminimalisir pemadaman listrik lagi.

Sumber : Bisnis/JIBI