161 Rumah di Banten dan Jabar Rusak Terdampak Gempa Pandeglang

Anak-anak, Sabtu (3/8 - 2019), beraktivitas di dalam rumah yang rusak akibat gempa di Kampung Bojong, Pandeglang, Banten. (Antara/Weli Ayu Rejeki)
03 Agustus 2019 11:20 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Sebanyak 139 rumah di Provinsi Banten rusak akibat terdampak gempa bumi magnitudo 6,9 yang mengguncang wilayah setempat pada Jumat (2/8/2019) malam. Gempa yang berpusat di kedalaman 48 kilometer Barat Daya Pandeglang Banten itu juga memicu kerusakan 22 rumah di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Selain itu, ada seorang warga di Banten meninggal dunia karena mengalami serangan jantung saat gempa.

"Dapat kami himpun kerugian materil rumah berjumlah 139 unit, masjid empat unit, GOR satu unit, korban jiwa meninggal dunia satu bukan karena gempa tapi sakit jantung," kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi, Jumat, yang dilansir detikcom, Sabtu 

Edy Sumardi menyatakan warga yang meninggal dunia karena serangan jantung itu tetap masuk dalam laporan dampak gempa. Meskipun, sambung Edy, warga tersebut bukan meninggal karena tertimpa bangunan.

"Karena suasana gempa tapi dia meninggalnya bukan tertimpa karena gempa," ujar Edy Sumardi. Dia menambahkan jumlah korban yang mengalami luka ringan berjumlah satu orang.

Gempa magnitudo 6,9 mengguncang Banten, Jumat malam, disertai peringatan potensi tsunami. Peringatan dini potensi tsunami kemudian diakhiri. Peringatan tersebut diakhiri setelah menunggu 2 jam dari waktu perkiraan terakhir, yaitu pukul 19.35 WIB.

Pada bagian lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat menyatakan sebanyak 22 unit rumah dan fasilitas umum di tiga daerah Provinsi Jabar rusak akibat terdampak gempa Banten.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat, Sabtu, di Kabupaten Bandung Barat ada empat unit rumah rusak ringan, satu unit rusak sedang dan satu unit rusak berat.

"Di Kabupaten Sukabumi ada empat unit rumah rusak ringan, enam unit rumah rusak sedang, satu unit rumah rusak berat dan satu unit fasilitas umum rusak," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu.

Budi mengatakan untuk Kabupaten Garut ada satu unit rumah rusak ringan dan tiga unit rumah rusak sedang akibat gempa pada tadi malam.

Ia mengatakan sebanyak tiga daerah di Provinsi Jawa Barat terdampak gempa Banten. Ketiga tiga daerah di Jawa Barat yang terdampak gempa ialah Kabupaten Garut, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bandung.

Sumber : Detikcom, Antara