Tenggelam di Sungai Nil, 2 Mahasiswa Indonesia Meninggal

ilustrasi tenggelam. (Solopos/Dok)
02 Agustus 2019 13:00 WIB Septina Arifiani/Egitya Eryaningwidhi Internasional Share :

Solopos.com, SOLO – Dua mahasiswa Al-Azhar asal Indonesia, Mutawakkil Alallah, 23, dan Ainur Rahman, 24, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Nil, daerah Qonatsir, Mesir.

Kedua mahasiswa tersebut dikabarkan pergi ke Qonatir pada Senin (19/7/2019) bersama teman-temannya untuk mengisi liburan dengan memancing, berkeliling dengan kapal, dan menikmati makanan di sekitar Sungai Nil, dilansir dari Suara yang dikutip dari KBRI Kairo, Jumat (2/8/2019).

Mutawakkil Alallah atau yang kerap disapa Akkil masuk ke sungai untuk berenang bersama tiga temannya pada pukul 14.00 waktu setempat. Saat ia berenang menuju bagian tengah, teman-temannya sempat menegur untuk kembali ke tepi, namun seruan itu tampaknya tak terdengar olehnya. Tak selang lama, arus bawah sungai menyeret Akkil.

Ia berteriak minta tolong kepada teman-temannya, teman-temannya yang sedang berada di tepi sungai pergi meminta bantuan kepada warga dan polisi setempat, sedangkan Ainur Rahman yang saat itu sedang memancing langsung menceburkan dirinya ke sungai untuk menolong Akkil.

Ainur sempat berhasil memegang tangan Akkil, namun karena perbedaan berat badan akhirnya Ainur juga ikut terseret arus sungai.

Warga dan polisi yang datang ke lokasi kejadian tak bisa menolong mereka karena tak bisa berenang. Menanggapi hal tersebut polisi langsung menelpon tim SAR terdekat. Setelah 30 menit berlalu, tim SAR melakukan pengevakuasian dan menemukan Ainur dalam keadaan tak bernyawa. Sedangkan jenazah Akkil ditemukan pada keeseokan harinya, Kamis (30/7/2019).

Mendengar berita duka dari mahasiswa Indonesia, KBRI Kairo segera menghubungi pihak keluarga masing-masing. Menurut laporan jenazah keduanya akan dipulangkan ke Indonesia pada Jumat (2/8/2019) dini hari.