Sejarah Hari Ini: 2 Agustus 1914, Jerman Kuasai Luksemburg

Kondisi Luksemburg di masa Perang Dunia I saat masih dikuasai Jerman, 24 Maret 1918. (Wikimedia.org)
02 Agustus 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 2 Agustus 1914, Jerman berhasil menduduki Luksemburg. Jerman lantas menguasai Luksemburg hingga Perang Dunia I berakhir.

Dikuasainya Luksemburg oleh Jerman itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada 2 Agustus. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 2 Agustus yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 2 Agustus:

1914
Pada awal Perang Dunia I, Jerman berhasil menduduki Luksemburg. Pendudukan Jerman di Luksemburg itu berlangsung hingga Perang Dunia I berakhir pada 11 November 1918.

1922
Angin topan menyapu kawasan Shantou, Tiongkok dan menewaskan lebih dari 50.000 orang. Dengan jumlah korban tersebut, angin topan di Tiongkok itu menjadi salah satu angin topan paling mematikan yang pernah terjadi.


Pemimpin Jerman Adolf Hitler. (Liputan6.com)
1934
Adolf Hitler yang menjabat sebagai Kanselir Jerman pada 1933, resmi menyandang gelar furher. Secara bahasa, "furher" berarti "pemimpin" atau "pemandu". Sepanjang sejarah, satu-satunya pemimpin Jerman yang menggunakan gelar furher hanya Hitler.

1939
Pemimpin Jerman Adolf Hitler memerintahkan semua rakyatnya untuk memperingati hari pecahnya Perang Dunia I. Menteri Propaganda Jerman Joseph Goebbels mengatakan hal itu bertujuan untuk mengenang tentara Jerman yang gugur pada masa Perang Dunia I.

1943
Kapal motor milik Amerika Serikat (AS), PT-109, yang ditumpangi pasukan AS pimpinan Letnan John F. Kennedy—orang yang lantas dikenal sebagai presiden ke-35 AS—tenggelam setelah diserang kapal perusak milik Jepang, Amagiri, saat berpatroli di Kepulauan Solomon. Kennedy lantas diberi penghargaan karena dianggap berhasil menyelamatkan krunya.

1943
Sebanyak 700 orang Yahudi yang ditahan di penampungan di Treblinka, Polandia melancarkan pemberontakan. Sebelumnya, mereka telah mencuri sejumlah senjata milik pasukan Jerman. Mereka lantas membakar tempat penampungan dan sebagian dari mereka melarikan diri. Pemberontakan yang hanya berlangsung setengah jam itu menewaskan sekitar 350 orang Yahudi.

1945
Konferensi Potsdam yang diikuti Inggirs, Uni Soviet, dan Amerika Serikat (AS) di Potsdam, Jerman berakhir. Dalam konferensi tersebut, negara-negara pentolan Sekutu membicarakan masa depan Jerman setelah Perang Dunia II berakhir.

1968
Gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang Casiguran, Quezon, Filipina. Bencana alam tersebut menewaskan 270 orang dan melukai 261 lainnya.


Pesawat tempur AS melintasi kilang minyak yang terbakar di Kuwait di masa Perang Teluk I. (Wikimedia.org)
1990
Pasukan Irak yang berjumlah 100.000 tentara di bawah pimpinan Saddam Hussein menginvasi Kuwait. Invasi Irak itu lantas memicu Perang Teluk I yang berlangsung hingga 28 Februari 1991.

2012
Remaja pria berusia 17 tahun di Provinsi Liaoning, Tiongkok membunuh delapan orang dan melukai lima orang lainnya dengan sebilah pisau. Aksi brutal itu berawal saat remaja pria tersebut berusaha melukai pacarnya dengan pisau setelah sempat bertengkar.

Kolom 10 hours ago

Puser Parto