Dikenal Kejam, Adolf Hitler Cuma Punya 1 Testis?

Adolf Hitler. (Firstpost.com)
01 Agustus 2019 16:10 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pemimpin Jerman, Adolf Hitler, memang dikenal kejam pada masa Perang Dunia II. Ia pernah melancarkan operasi militer untuk memusnahkan orang Yahudi di Eropa.

Jerman, di bawah pimpinan Adolf Hitler, disebut-sebut telah memusnahkan 6 juta orang Yahudi. Namun siapa yang menyangka jika Hitler menyimpan kisah tragis di balik kekejamannya?

Hitler dikabarkan hanya memiliki satu testikel. Pemimpin Jerman yang pernah menyandang gelar Furher itu mengalami cacat lahir yang disebut cryptorchidism, di mana testikel sisi kanan tak mampu tumbuh dengan baik.

Dikutip dari Independent, Kamis (1/8/2019), laporan itu diungkapkan sejarawan asal Jerman, Prof. Peter Fleischmann. Ia mengklaim telah menemukan laporan kesehatan Adolf Hitler saat pemimpin Jerman tersebut dipenjara di Landsberg, Jerman.

Sebelum menjadi pemimpin Jerman, Hitler memang pernah dipenjara pada 1923 setelah gagal memimpin kudeta terhadap Pemerintahan Bavaria di Munchen yang dikenal dengan peristiwa Beer Hall Putsch. Hitler baru bebas pada 1924 dan menjabat sebagai kanselir Jerman pada 1933.

Fleischmann mengungkapkan laporan kesehatan Hitler itu ditulis Dr Josef Steiner Brin, petugas medis di Penjara Landsberg. Namun laporan Fleischmann itu bertentangan dengan beberapa teori lain.

Pada teori lain yang juga populer, Hitler bahkan menyimpan kisah yang lebih tragis. Sang Furher dikabarkan pernah kehilangan dua testikelnya saat ikut serta membela Jerman dalam melawan Inggris dalam Pertempuran Somme di Somme, Prancis, pada masa Perang Dunia I, 1916.

Teori lain menyebut Hitler merupakan pria sehat yang tak pernah mengalami cacat fisik. Dokter masa kecil Hitler pernah melaporkan kepada interogator Amerika Serikat (AS), 1943, bahwa alat kelamin Adolf Hitler normal.

Kondisi kesehatan kemaluan Hitler hingga kini memang masih menjadi perdebatan. Bukan hanya itu, kematian Hitler pun masih menjadi perdebatan hingga kini.

Hitler disebut meninggal dunia setelah bunuh diri bersama kekasihnya, Eva Braun, di Furherbunker, Berlin, Jerman, 30 April 1945,  saat Jerman mengalami kemunduran dalam Perang Dunia II. Catatan arsip Uni Soviet—yang dirilis setelah pecahnya Uni Soviet—memperlihatkan sisa-sisa jenazah Hitler, Braun, dan orang-orang terdekatnya tengah dimakamkan.

Namun, beberapa pihak menegaskan Hitler belum meninggal dunia saat Perang Dunia II berakhir. Tak sedikit yang mengungkapkan teori bahwa Hitler melarikan diri saat Jerman menghadapi kekalahan dari Sekutu dan tak mampu ditemukan oleh siapa pun hingga akhir hayatnya.

Pria yang juga merupakan ketua Partai Nazi itu memang menyimpan banyak misteri hingga kini. Namun yang pasti, Adolf Hitler memang merupakan pemimpin Jerman yang sulit dilupakan atas kekejamannya.