Suap Meikarta: Ruang Sekda Jabar di Gedung Sate Digeledah KPK 6 Jam

Tim KPK meninggalkan Gedung Sate membawa koper besar hasil penggeledahan. (Bisnis/Wisnu Wage)
31 Juli 2019 17:00 WIB Wisnu Wage Pamungkas Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG -- Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan penggeledahan ruang kerja Sekda Jabar Iwa Karniwa pada Rabu (31/7/2019) sore. Dari pantauan Bisnis/JIBI, penggeledahan sejak pukul 09.45 WIB berakhir pada 14.45 WIB.

Tim KPK yang beranggotakan 8 orang keluar dari Gedung Sate sambil membawa dua koper besar lalu langsung memasuki dua mobil yang terparkir di depan. Tidak ada keterangan apapun disampaikan pada awak media yang menunggu kurang lebih enam jam tersebut.

Dari keterangan yang didapat berita acara pemeriksaan ditandatangani sekretaris pribadi Sekda Jabar Dian. "Tadi yang dibawa dokumen-dokumen kata penyidik KPK," ujar petugas Keamanan Dalam Gedung Sate Yanto Rukmana.

Sebelumnya, Asisten Daerah bidang Administrasi Setda Jabar Dudi Sudrajat mengatakan pihaknya sudah menemui langsung para petugas yang berasal dari KPK di ruangan Sekda Jabar. "Ada berapa orang ya 7?" katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (31/7/2019).

Menurutnya petugas berbaju batik dan rompi KPK tersebut melakukan pemeriksaan di tiga ruangan yang ada yakni ruang kerja Iwa Karniwa, ruangan ajudan dan sekretaris pribadi yang posisinya saling berdampingan. "Iya [ruangan] staf-staf," katanya.

Datang memakai dua buah mobil, sekitar 8 orang petugas KPK mendorong koper besar langsung menuju ruangan Sekda yang berada di lantai 3 Gedung Sate, Bandung. “Petugas langsung naik menuju ruangan Sekda,” kata salah seorang staf Sekda Jabar kepada Bisnis/JIBI.

Dikawal aparat bersenjata, pemeriksaan dipusatkan setidaknya di dua ruangan yang ada di ruangan di sayap kanan Gedung Sate tersebut. “Di ruangan kerja Sekda sama ruangan sekretaris pribadi dan ajudan,” ujarnya.

Di ruangan Sekda Jabar sendiri petugas KPK memeriksa sejumlah dokumen yang berada di meja kerja, sekaligus satu komputer meja yang ada di sana. Sementara di ruangan ajudan dan sekpri ada dua buah komputer, juga lemari tempat menyimpan dokumen.

Sebelah ruangan ajudan dan sekpri ada pula ruangan yang dipakai lima orang staf Sekda Jabar mengurusi lalu lintas surat yang keluar masuk. “Belum tahu kapan beres, saat ini masih terus berlangsung,” kata staf tersebut.

Sumber : Bisnis/JIBI