Ketebalan Abu Vulkanis Gunung Tangkuban Parahu Capai 10 Cm

Kepulan asap keluar dari Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (23/7 - 2019). (Antara/Raisan Al Farisi)
27 Juli 2019 12:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, BANDUNG - Debu abu vulkanik yang menyelimuti sekitar wilayah Kawah Ratu pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu, Jumat (26/7), memiliki ketebalan hingga 10 cm.

"Kondisi terkini masih ada material debu di puncak kurang lebih ketebalannya mencapai 5 - 10 cm," kata Humas SAR Jawa Barat, Joshua Banjarnahor di Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Sabtu (27/7/2019), sebagaimana dilansir Antara.

Dia mengatakan sehari pascaerupsi, Tangkuban Parahu belum bisa dikunjungi untuk berwisata, karena masih tertutup material atau abu vulkanik yang cukup tebal itu.

Selain itu, kata dia, untuk keamanan dan keselamatan bersama, masyarakat sekitar diimbau untuk tidak beraktivitas dengan radius 500 m sampai 1 km.

"Hasil musyawarah dari semua unsur terkait, menetapkan sementara tempat ini tidak boleh dibuka umum dulu untuk keamanan dan keselamatan bersama," katanya.

Saat ini aparat kepolisian serta petugas siaga bencana lainnya masih berjaga di gerbang Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu. Sementara ini sejumlah pedagang juga masih menunggu di sekitar gerbang untuk bisa menyelamatkan barang dagangannya di lokasi wisata itu.

Gunung Tangkuban Parahu di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mengalami erupsi pada Jumat, pukul 15.48 WIB.

Erupsi itu terjadi dengan tinggi kolom abu kurang lebih 200 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.284 meter di atas permukaan laut.