Sejarah Hari Ini: 26 Juli 1953, Revolusi Kuba Meletus

Fidel Castro. (Reuters)
26 Juli 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Fidel Castro memimpin pasukannya untuk menyerbu barak militer di Santiago de Cuba, Kuba, 26 Juli 1953. Serangan itu adalah tanda meletusnya Revolusi Kuba.

Meletusnya Revolusi Kuba adalah satu dari sekian banyak peristiwa penting dan bersejarah di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada hari ke-207—hari ke 208 dalam tahun kabisat—dalam sistem kalender Gregorian, 26 Juli. Dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, berikut Solopos.com merangkum beragam peristiwa itu dalam Sejarah Hari Ini, 26 Juli:

657
Di masa Perang Saudara Islam I, Pertempuran Shiffin yang melibatkan pasukan pimpinan Muawiyah bin Abu Sufyan dan pasukan pimpinan Ali bin Abi Talib meletus di Shiffin, Suriah. Dari pertempuran tersebut, tak ada pihak yang dianggap sebagai pemenang.

811
Kaisar Bizantium, Nikephoros I, tewas dalam Pertempuran Pliska di Pilska, Bulgaria melawan pasukan Kerajaan Bulgaria. Dengan tewasnya sang kaisar, pasukan Bizantium dianggap kalah telak dalam pertempuran tersebut. Upaya Nikephoros menguasai Bulgaria gagal dan justru berakhir dengan kematiannya.

1814
Perang Swedia-Norwegia meletus saat armada Angkatan Laut Swedia membombardir kapal cepat milik Norwegia. Perang itu berlangsung hingga 14 Agustus dan berakhir dengan kemenangan Swedia.


Lukisan karya Peter von Hess yang menggambarkan Pertempuran Dervenakia. (Wikimedia.org)
1822
Pertempuran Dervenakia yang melibatkan pasukan Kesultanan Ottoman dan pasukan pemberontak Yunani meletus di Dervenakia, Peloponnese, Yunani. Salah satu pertempuran di masa Perang Kemerdekaan Yunani itu berhasil dimenangi pasukan pemberontak.

1831
Prancis mengakuisisi wilayah Pulau Tahiti di Samudera Pasifik. Hingga kini, Tahiti masih menjadi wilayah kekuasaan Prancis.

1936
Negara-negara anggota Blok Poros memutuskan untuk ikut campur dalam Perang Saudara Spanyol. Blok Poros ingin membantu pasukan Nasionalis demi mengalahkan pasukan Republik yang dibantu Sekutu.


Pasukan Jepang menginvasi wilayah Indochina-Prancis, September 1940. (Wikimedia.org)
1941
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyita semua aset milik Jepang yang ada di AS. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pembalasan atas pendudukan Jepang di wilayah Indochina-Prancis atau kini wilayah Vietnam, Kamboja, dan Laos.

1944
Pasukan Uni Soviet mulai menyerbu Kota Lviv di Ukraina demi merebutnya dari pasukan Jerman. Selama diduduki Jerman, orang Yahudi di kota tersebut dibantai. Dari 160.000 orang Yahudi di Kota tersebut, hanya tersisa 300 orang saat kota tersebut lepas dari cengkeraman Jerman.

1953
Fidel Castro memimpin pasukannya untuk menyerbu barak militer di Santiago de Cuba, Kuba untuk mengawali Revolusi Kuba. Revolusi Kuba merupakan pemberontakan bersenjata yang berlangsung hampir enam tahun demi menggulingkan Presiden Kuba Fulgencio Batista.

1965
Maladewa meraih kemerdekaan dari Inggris yang telah menguasainya sejak 1887. Maladewa adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Samudera Hindia, sebelah barat daya India.