Tolak Voting Ketua DPR, Puan Maharani: Suara Saya Terbesar Nasional!

Puan Maharani memberikan orasi di Deklarasi Damai Alumni SLTA Bersatu di GOR Sritex Arena Solo, Minggu (31/3 - 2019). (Solopos/Mariyana Ricky)
26 Juli 2019 21:45 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Puan Maharani menjadi sosok yang digadang-gadang PDIP akan menempati posisi Ketua DPR. akhirnya langsung dijawab oleh putri Megawati Soekarnoputri itu sendiri. Puan sendiri merasa berhak dan berpeluang duduk di kursi pimpinan DPR.

Puan mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3), dirinya sudah layak menjadi pimpinan DPR.

"Ketua DPR, insya Allah itu bukan kemungkinan, itu sesuai dengan UU MD3. Kalau melihat hasil pemilu yang lalu, alhamdulilah suara saya itu kan terbesar secara nasional dari seluruh parpol. Jadi mungkin saya salah satu kandidat ketua DPR, ya mungkin, ya nanti kita tunggu di bulan Oktober saat pelantikan," terang Puan Maharani seusai menjadi pembicara pada seminar kebudayaan di Universitas Diponegoro Semarang, Jumat (26/7/2019).

Puan Maharani juga menolak kalau ketua DPR dipilih melalui voting. Ia mengatakan, asas partai pemenang pemilu berhak mendapat kursi ketua DPR menurutnya harus tetap dihormati.

"Rakyat yang memilih siapa yang menang, bukan voting bahwa siapa nanti jadi apa. Tapi ini pemilu bebas, rahasia, dan rakyat yang memberikan kepercayaan kepada PDIP untuk menjadi pemenang," ujar Puan Maharani dilansir Suara.com.

Namun begitu, Puan Maharani tidak akan ambil pusing soal siapa yang akan menjadi Ketua DPR nantinya. Dia masih ingin menyelesaikan tugasnya sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sampai akhir masa jabatannya pada September depan.

"Saya menyelesaikan dulu tugas saya menjadi menko sampai akhir tugas jabatan saya. Kalau boleh milih ya, kalau bisa dua-duanya, tapi belum dipilih," selorohnya.

Sumber : Suara.com