Viral, Kepanikan Warga Saat Banjir Lahar Dingin Gunung Bromo

Tiga orang menunggang kuda dengan latar belakang Gunung Bromo yang menyemburkan abu vulkanis di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/3 - 2019). (Antara/Umarul Faruq)
20 Juli 2019 11:30 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, SOLO – Jejaring sosial geger dengan kemunculan video daerah sekitar Gunung Bromo banjir lahar dingin yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah. Video berdurasi 41 detik itu menunjukkan kepanikan wisatawan dan penduduk sekitar sibuk menyelamatkan diri berlarian menuju tempat yang diimbaukan oleh petugas penjaga Gunung Bromo.

Video yang ditonton lebih dari 1 juta kali itu menunjukkan banjir lahar dingin mengalir disertai material vulkanik seperti bebatuan, pasir, dan abu. Tetapi belum diketahui pasti di mana lokasi peristiwa tersebut.

Dilansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam situs bpnb.go.id, Sabtu (21/7/2019), Gunung Bromo, gunung yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur itu mengalami erupsi kembali tepat sehari sesudah Hari Raya Kasada, yakni Jumat (19/7/2019) petang, pukul 16.37 WIB dengan durasi erupsi sekitar 7 menit 14 detik.

Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menerangkan fenomena itu merupakan hal yang wajar, banjir lahar dingin diakibatkan oleh hujan yang terjadi di sekitar Kaldera Tengger dan puncak Bromo dengan kejadian erupsi yang menghasilkan abu vulkanik.

Menurut pantauan BPNB pusat, hingga kini gunung dengan ketinggian 2.329 meter diatas permukaan laut itu masih tercatat pada level II (waspada). Wisatawan dan penduduk sekitar diimbau untuk tidak mendekati Gunung Bromo dengan radius satu kilometer dari puncak.