Amien Rais Puji Jokowi: Dia Paham Demokrasi

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) menunjukkan buku berjudul Jokowi People Power saat jeda pemeriksaan untuk Shalat Jumat di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5 - 2019). (Antara/Aprillio Akbar)
15 Juli 2019 19:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, menilai Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) paham makna demokrasi. Penilaian itu disampaikan Amien karena Jokowi mempersilakan pihak-pihak yang ingin menjadi oposisi karena posisi tersebut mulia.

"Pak Jokowi itu paham demokrasi [memperbolehkan pihak lain menjadi oposisi]," kata dia, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Menurut Amien, pernyataan Jokowi itu wajar. Namun yang dia nilai lucu adalah ada pihak yang tidak ditawari kursi jabatan oleh Jokowi tetapi meminta-minta posisi. Amien menyebut itu adalah aib dan "gede rasa".

Amien mengatakan dia menginginkan agar PAN tidak bergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dan mengambil posisi sebagai oposisi. "Untuk PAN sama, jangan sampai bergabung dalam pemerintahan," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden terpilih Jokowi menyambut baik jika ada yang ingin menjadi bagian dari oposisi selama periode pemerintahannya pada 2019-2024.

"Menjadi oposisi itu juga sangat mulia, silahkan jadi oposisi asal jangan oposisi menimbulkan dendam dan kebencian," kata Jokowi mengakhiri pidato Visi Indonesia di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019).

Menurut Jokowi, menjadi oposisi benar-benar mengkritisi kebijakan pemerintah jika memang tidak sesuai dengan semestinya, bukan oposisi yang disertai dengan hinaan, cacian, dan kebencian.

Bangsa kita, kata dia, memiliki norma-norma yang perlu dijunjung tinggi, seperti norma agama, juga memiliki etika tata krama ketimuran dan budaya yang luhur.

Sumber : Antara