Orang Tua Kakak-Adik yang Nikah Sedarah Takut Keluar Rumah

Ilustrasi pernikahan (charlessledge.com)
06 Juli 2019 03:00 WIB Chelin Indra Sushmita Nasional Share :

Solopos.com, BULUKUMBAOrang tua serta keluarga pelaku pernikahan sedarah di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Ansar, 32, dan Fitriani, 20, malu. Perbuatan kakak beradik yang melakukan pernikahan sedarah itu membuat keluarga takut keluar rumah dan bersosialisasi dengan para tetangga.

Kabar pernikahan terlarang itu membuat pihak keluarga Ansar kaget. Apalagi, saat itu sang ayah sedang sakit. “Orang tua mereka tidak berani keluar rumah. Malu,” kata kakak ipar Ansar dan Fitriani, Cia, seperti dikutip dari Detik, Jumat (5/7/2019).

Menurut Cia, selama ini Ansar dan Fitriani dikenal pendiam. Itulah sebabnya dia dan keluarganya sangat kaget mendengar kabar pernikahan terlarang itu terjadi di antara keduanya. Kini, sosok Ansar dan Fitriani ditolak kembali ke kampung halaman oleh masyarakat setempat.

Seperti diketahui, pernikahan Ansar dan Fitriani terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, 23 Juni 2019. Keduanya menikah secara siri setelah pamit hendak merantau ke Negeri Jiran, Malaysia. Namun, sesampainya di Balikpapan, mereka justru minta dinikahkan.

“Setelah ketahuan, Ansar dan Fitriani sudah tidak diterima lagi di kampung ini. Malu kita sama orang,” sambung Cia.

Istri sah Ansar, Hervina, telah mengajukan gugatan cerai sekaligus melaporkan Ansar ke polisi. Dia tidak tahan dengan kelakuan tak pantas sang suami yang telah 10 tahun menikahinya. Kini, kasus tersebut resmi ditangani Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ansar dijerat pasal 284 KUHP tentang perzinaan.

Cia menambahkan, sampai saat ini pihak keluarga tidak berkomunikasi dengan Ansar. Hal itu terjadi setelah Ansar mengaku telah menikahi adik kandungnya kepada keluarganya di Bulukumba, Sulawesi Selatan.