Sejarah Hari Ini: 3 Juli 1946, Perang Saudara Romawi II Dimulai

Patung yang menggambarkan kemenangan Konstantinus I dalam Perang Saudara Romawi II. (Wikimedia.org)
03 Juli 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Pada 3 Juli, Perang Saudara Romawi kedua meletus di dekat Adrianopolis yang sekarang menjadi Edirne, Turki. Perang tersebut melibatkan Kekaisaran Romawi yang dipimpin Konstantinus I dan pasukan Kekaisaran Bizantium pimpinan Licinus.

Dimulainya Perang Saudara Romawi II itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada 3 Juli. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 3 Juli yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 3 Juli:

324
Perang Saudara Romawi yang kedua meletus di dekat Adrianopolis—sekarang Edirne, Turki—melibatkan pasukan Kekaisaran Romawi yang dipimpin Konstantinus I dan pasukan Kekaisaran Bizantium pimpinan Licinus. Pertempuran yang lantas dikenang dengan nama Pertempuran Andrianapolis itu berakhir dengan kemenangan Kekaisaran Romawi.

987
Hugh Capet dinobatkan sebagai raja Prancis. Ia adalah orang yang mengawali kekuasaan Dinasti Capetian di Prancis hingga meletusnya Revolusi Prancis pada 1792.

Panorama di salah astu lokasi di Quebec, Kanada di masa kini. (Canadianimmigrant.ca)
1608
Kota Quebec yang kini menjadi bagian dari Kanada didirikan oleh seorang penjelajah asal Prancis, Samuel de Champlain. Samuel adalah orang penting dalam perkembangan Kanada karena ia dianggap telah membuat peta wilayah Kanada secara akurat sehingga memudahkan bangsa Prancis mendirikan permukiman di Kanada.

1754
Pasukan Inggris pimpinan George Washington menyerah kepada pasukan Prancis yang dipimpin Louis Coulon de Villiers dalam Pertempuran Benteng Necessity di dekat wliayah yang kini dikenal dengan nama Farmington dan Uniontown, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Dalam pertempuran tersebut, pasukan Prancis dibantu pasukan pribumi AS yang dikenal sebagai orang Indian.

1944
Pasukan Uni Soviet membebaskan Kota Minsk di Belarusia dari cengkeraman tentara Jerman. Pembebasan kota tersebut adalah bagian dari Operasi Bargation yang dilakukan pasukan Uni Soviet sejak 22 Juni hingga 19 Agustus 1944.

1946
Usaha perebutan kekuasaan atau kudeta dilakukan pihak oposisi—kelompok Persatuan Perjuangan—terhadap pemerintahan Kabinet Sjahrir II di Indonesia. Pemicu peristiwa ini adalah ketidakpuasan pihak oposisi terhadap politik diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap Belanda. Kelompok ini menginginkan pengakuan kedaulatan penuh, sedangkan kabinet yang berkuasa hanya menuntut pengakuan kedaulatan atas Jawa dan Madura. Peristiwa itu lantas dikenang dengan nama Peristiwa 3 juli 1946.

1962
Presiden Prancis Charles de Gaulle mengumumkan bahwa dirinya telah memberi kemerdekaan penuh kepada Aljazair. Meski demikian, secara resmi, Aljazair dinyatakan merdeka dua hari kemudian.

1969
Pesawat ulang-alik milik Uni Soviet N-1 meledak saat diluncurkan ke luar angkasa. Peristiwa itu menjadi ledakan pesawat ulang-alik terbesar sepanjang sejarah.

Sebastian Vettel. (Formula1.com)
1987
Sebastian Vettel lahir di Heppenheim, Jerman Barat. Kini, ia dikenal luas sebagai pembalap Formula 1. Sepanjang kariernya, Vettel telah berhasil menjuarai Formula 1 sebanyak empat kali, yakni pada 2010, 2011, 2012, dan 2013.

1988
Kapal Perang milik Amerika Serikat (AS) menembak jatuh pesawat milik Iran Air dengan nomor penerbangan IR655 yang melintas di atas Teluk Persia. Padahal, pesawat tersebut adalah pesawat penumpang yang sama sekali tak ada hubungannya dengan konflik bersenjata. Pihak AS mengaku telah salah mengidentifikasi pesawat tersebut sebagai pesawat tempur F-14 Tomcat. Akibat insiden itu, seluruh awak dan penumpang pesawat berjumlah 290 orang tewas.