Terlibat Suap, 3 Jaksa Kejakti DKI Jakarta Dicopot

Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Kejagung Jan S Marinka saat menjelaskan pencopotan tiga oknum Jaksa terkait OTT KPK. (Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi)
03 Juli 2019 15:35 WIB Sholahuddin Al Ayyubi Nasional Share :

Solopos.com,JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejakgung) telah melepaskan jabatan tiga jaksa, yaitu Yadi Herdianto, Yuniar Sinar Pamungkas, dan Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Agus Winoto. Keputusan itu diambil setelah pihak Kejagung menemukan pelanggaran kode etik yang dilakukan Jaksa Yadi Herdianto dan Jaksa Yuniar Sinar Pamungkas.

Yadi Herdianto yang menjabat Kepala Sub Direktorat Penuntutan, dan Yuniar Sinar Pamungkas selaku Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (28/6/2019).

Dari pengembangan kasus tangkap tangan itu, KPK menangkap Agus Winoto. Agus diduga menyuruh dua jaksa tersebut untuk mengambil uang suap untuk dirinya.

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung Jan S Marinka mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan tim penyidik Jamintel, ketiga oknum Jaksa itu terbukti bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan perilaku Jaksa. Selanjutnya, menurut Jan, ketiga jaksa itu langsung dicopot dari jabatan struktural Kejati DKI.

"Proses pemeriksaan selanjutnya, akan ditangani oleh Kejati DKI, untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa Kejaksaan mampu menangani perkara ini secara profesional," tuturnya, Rabu (3/7/2019).

Jan memastikan pihaknya akan terus membantu KPK menyelidiki perkara dugaan tindak pidana suap terhadap ketiga jaksa itu. Jan menyatakan Kejaksaan akan membuka diri untuk membantu KPK agar kasus tersebut terungkap jelas.

"Apabila ada pihak lain yang terbukti berdasarkan bukti serta data yang ada, kami siap melakukan pemeriksaan lanjutan," kata Jan.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 4 hours ago

Cukai Plastik