Kebakaran Pabrik Korek Api, 30 Pekerja Meninggal, Kebanyakan Ibu & Anak

Ilustrasi kebakaran. (Solopos/Whisnu Paksa)
21 Juni 2019 16:11 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, LANGKAT -- Sebuah pabrik mancis atau korek api di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Jumat (21/6/2019), musnah terbakar. Tragedi ini bahkan menyebabkan puluhan orang pekerja meninggal dunia akibat terbakar.

Dari informasi yang dihimpun Antara di lapangan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB menjelang salat Jumat. Laporan Antara sementara menyebutkan terdapat 24 pekerja pabrik tersebut meninggal dunia. Korban terdiri atas 21 orang dewasa dan tiga orang anak-anak.

Sementara itu, laporan terbaru Kompas TV menyebutkan korban meninggal dunia mencapai 30 orang. Mereka tidak bisa keluar dikarenakan saat bekerja seluruh akses dikunci. Perinciannya sebanyak 24 orang dewasa dan 6 anak-anak.

Rata-rata pekerja yang meninggal dunia itu adalah ibu-ibu yang sebagian membawa anaknya. Kebakaran yang melanda rumah yang merangkap sebagai pabrik mancis itu diduga akibat ledakan tabung gas.

Akibatnya api langsung menyambar hingga menghanguskan rumah itu. Puluhan pekerja yang berada di dalam rumah tidak sempat keluar dan akibatnya semuanya tewas terpanggang.

Api baru dapat dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Langkat dan tiga unit milik Pemkot Binjai tiba di lokasi. Zulkifli, seorang warga menjelaskan, pemandangan dengan puluhan mayat bergelimpangan sungguh menyayat hati. Mayoritas pekerja berasal dari warga desa tersebut, namun ada juga yang berasal dari Stabat dan Kota Binjai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri mengatakan yang terbakar adalah rumah warga yang merangkap sebagai pabrik mancis. Api sudah berhasil dipadamkan tim pemadam kebakaran Pemkab Langkat dan mobil ambulans sudah berada di lokasi kebakaran untuk membawa dan mengidentifikasi mayat.

"Identifikasi juga sedang dilakukan di lapangan menyangkut dengan korban, karena para korban yang ada di lokasi itu seluruhnya hangus terbakar dan belum diketahui identitasnya secara pasti," katanya.

Sumber : Antara