Saksi Prabowo Serahkan Bukti Tumpukan Amplop dari Juwangi Boyolali

Kuasa hukum Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 selaku pemohon Bambang Widjojanto (kanan) dan Denny Indrayana berbincang di sela-sela pembacaan gugatan sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6). Agenda persidangan kali ini adalah pembacaan materi gugatan dari pemohon./JIBI - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
19 Juni 2019 23:00 WIB Feni Freycinetia Fitriani Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Saksi dari tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Betty Kristiana, tiba-tiba memberikan alat bukti kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu terjadi saat sidang dengan agenda mendengarkan saksi pemohon atau Tim Kuasa Hukum Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Rabu (19/6/2019).

Awalnya, kuasa hukum termohon atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin bertanya alasan Betty mendatangi Kantor Kecamatan Juwangi, Boyolali, pada 18 April 2019. Pasalnya, jarak rumah saksi dengan tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 50 km.

Betty lantas mengatakan melihat tumpukan amplop dalam jumlah besar atau setara dengan empat kantong di halaman Kantor Kecamatan Juwangi. Ali Nurdin pun bertanya apa isi dan tampilan tumpukan sampah yang dilihat saksi Betty saat itu. Secara mengejutkan, saksi Betty mengatakan bahwa dirinya masih memiliki alat bukti tersebut.

"Saya masih bawa alat buktinya," ungkapnya sambil membuka tas berisi alat bukti di ruang sidang MK, Rabu (19/6/2019).

Hakim MK Suhartoyo lantas meminta Betty untuk maju ke depan meja majelis hakim. Perempuan berkacamata tersebut maju ke depan membawa tumpukan amplop berwarna cokelat. Ali Nurdin pun meminta izin majelis untuk memotret alat bukti untuk dipelajari termohon.

Setelah itu, Hakim Suhartoyo bertanya kepada kuasa hukum paslon 02 terkait status alat bukti yang diserahkan Betty. "Kuasa hukum Paslon 02, ini diserahkan ke MK atau dibawa pulang lagi?" tanyanya.

Hal tersebut ditanggapi langsung oleh Anggota Tim Hukum Paslon 02 Teuku Nasrullah. "Kami serahkan untuk bukti," kata Nasrullah.

Sumber : Bisnis/JIBI

Kolom 4 hours ago

Cukai Plastik