Israel Resmikan Dataran Tinggi Trump di Golan

PM Isreal, Benjamin Netanyahu, meresmikan Dataran Tinggi Trump. (Reuters/Ammar Awad)
18 Juni 2019 07:00 WIB Chelin Indra Sushmita Internasional Share :

Solopos.com, TEL AVIV Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan permukiman kecil di Dataran Tinggi Golan yang diberi nama Donald Trump, Minggu (16/6/2019). Hal itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengakuan Presiden Amerika Serikat atas kedaulatan Israel di wilayah Dataran Tinggi Golan.

Dikutip dari BBC, Senin (17/6/2019), Benjamin Netanyahu mengumumkan nama baru kawasan tersebut dalam suatu upacara. Dia meresmikan papan nama Dataran Tinggi Trump di hadapan tamu undangan. Peresmian tersebut ditanggapi oleh Donald Trump lewat akun Twitternya, @realDonaldTrump.

Terima kasih PM @netanyahu dan Israel atas kehormatan ini,” tulis Donald Trump.

Rencana mengabadikan nama Donald Trump di salah satu wilayah di Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel telah bergulir sejak Mei 2019. Hal itu dilakukan sebagai penghormatan kepada Donald Trump yang telah mengakui Golan sebagai wilayah Israel. Sebelumnya, Dataran Tinggi Golan merupakan wilayah sengketa antara Israel dan Suriah.

Israel menyita Dataran Tinggi Golan yang merupakan wilayah sengketa dengan Suriah saat Perang Enam Hari yang terjadi pada 1967. Israel kemudian mencaplok Dateran Tinggi Golan dari Suriah pada 1991. Tindakan tersebut dinilai ilegal karena melanggar hukum internasional.

Tetapi, Donald Trump menandatangani surat perintah eksklusif yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel pada Maret 2019. Keputusan itu diambil seusai lawatan Benjamin Netanyahu ke Washington.