Sejarah Hari Ini: 16 Juni 1902, Perang Belasting Meletus di Sumbar

Salah satu kompleks makam pejuang Perang Belasting di Kamang, Sumatra Barat. (Wikimedia.org)
16 Juni 2019 00:20 WIB Ginanjar Saputra Internasional Share :

Solopos.com, SOLO — Perang Belasting meletus di Kamang, Sumatra Barat melibatkan rakyat Kamang dan tentara Belanda, 16 Juni 1902. Perang tersebut dipicu penolakan warga Kamang untuk membayar pajak kepada pemerintah Hindia-Belanda.

Meletusnya Perang Belasting merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 16 Juni dan layak dikenang dunia. Berikut ini, Solopos.com merangkum sejumlah peristiwa bersejarah yang dihimpun dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org dalam Sejarah Hari Ini, 16 Juni:

Koin yang diyakini memuat sosok Yazdegerd III. (Wikimedia.org)
632
Yazdegerd III naik takhta menjadi raja di Persia sekaligus menjadi penguasa terakhir dari Dinasti Sassaniyah. Yazdegerd III dinobatkan sebagai raja Persia di usianya yang masih sangat belia, yakni delapan tahun.

1746
Pertempuran yang melibatkan pasukan Austria dan Sardinia melawan Prancis dan Spanyol meletus di Piacenza. Salah satu pertempuran pada masa Perang Suksesi Austria itu berhasil dimenangi pasukan Austria dan Sardinia.

1884
Untuk kali pertama, wahana permainan berupa roller coaster dibuka di Amerika Serikat (AS). Roller coaster itu dirancang oleh La Marcus Adna Thompson dan diberi nama Switchback Railway. Switchback Railway dipasang di taman bermain Coney Island, New York.

1897
Perjanjian yang menyatakan Republik Hawaii menjadi milik Amerika Serikat (AS) ditandatangani. Dari perjanjian itu, Republik Hawaii secara resmi menjadi milik AS dan tak lagi menjadi negara merdeka. Meski demikian, pemerintahan Republik Hawai baru dibubarkan setahun kemudian.

1902
Perang Belasting meletus di Kamang, Sumatra Barat melibatkan rakyat Kamang dan tentara Belanda. Perang tersebut dipicu penolakan warga Kamang untuk membayar pajak kepada pemerintah Hindia-Belanda.

1940
Sistem pemerintahan yang menganut komunisme diterapkan di Lituania. Hal itu tak lepas dari pengaruh Uni Soviet yang berhasil menguasai Lituania.

1944
Seorang bocah berkulit hitam George Stinney dieksekusi mati di Alcolu, South Carolina, Amerika Serikat (AS) pada usia 14 tahun. Ia menjadi orang termuda yang dieksekusi mati di AS di abad ke-20. Stinney dituduh telah bersalah dalam pembunuhan dua pemuda berkulit putih. Pada 17 Desember 2014, secara anumerta ia dinyatakan tidak bersalah setelah 70 tahun kematiannya.

Imre Nagy. (Biography.com)
1958
Pemimpin kelompok pemberontakan terhadap pemerintahan Uni Soviet di Hungaria, Imre Nagy, dihukum gantung setelah tertangkap pihak Uni Soviet. Uni Soviet juga kembali menguasai Hungaria dengan mengirim 200.000 tentara dan 2.500 tank.

1999
Ketegangan antara pasukan Pakistan dan pasukan India di wilayah Kashmir kembali meletus. Bahkan tembakan artileri lebih intensif dibandingkan sebelumnya. Hal ini mengakibatkan rakyat sipil di Kashmir yang mengungsi makin banyak.

2000
Israel mulai menarik pasukannya dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki sejak 1985. Namun demikian, Israel masih belum menarik pasukannya dari Ladang Shebaa yang masih diduduki hingga kini.