Sadis! Kim Jong Un Jatuhi Hukuman Mati Jenderal dengan Piranha

Kim Jong Un (Istimewa/Reuters)
11 Juni 2019 13:10 WIB Newswire Internasional Share :

Solopos.com, PYONGYANG – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan mengeksekusi mati jenderal Korut yang dituding merencanakan kudeta. Eksekusi mati itu dengan cara sadis yakni memasukkan sang jenderal ke dalam tangki berisi piranha.

Dilaporkan Detik.com dari media Inggris, Daily Star dan dikutip Metro.co.uk, Selasa (11/6/2019), Kim Jong Un menjatuhi terhadap sang jenderal yang tidak disebut namanya. Tidak diketahui pasti kapan eksekusi mati itu dilakukan.

Menurut sumber yang dikutip Daily Star, sebuah tangki raksasa sengaja dibangun di Ryongsong Residence, salah satu kediaman resmi Kim Jong Un, setelah pemimpin Korut itu memerintahkan para penasihatnya mengembangkan metode baru untuk eksekusi mati.

Sumber tersebut menyatakan tidak tahu pasti apakah sang jenderal Korut tewas luka-luka akibat gigitan piranha, atau tewas dimakan hidup-hidup oleh piranha atau karena tenggelam. Namun disebutkan bahwa tangki raksasa itu diisi ratusan ekor piranha dari Brasil.

Sejumlah metode eksekusi mati keji semacam ini diduga sengaja dirancang untuk menakut-nakuti para pembangkang di Korut. Diyakini bahwa eksekusi mati dengan ikan piranha ini terinspirasi film James Bond tahun 1977 lalu berjudul The Spy Who Loved Me, di mana karakter antagonis Karl Stromberg mengeksekusi mati musuhnya dengan menjatuhkan mereka ke dalam akuarium berisi hiu.

"Penggunaan piranha adalah ciri khas klasik Kim. Dia kerap menggunakan ketakutan dan teror sebagai alat politik. Dia tidak peduli apakah penggunaan piranha menjadi cara efisien untuk membunuh seseorang," ujar sumber yang dikutip Daily Star.

Metode-metode eksekusi mati keji lainnya di Korut antara lain mengumpankan korban ke harimau, melakukan pemenggalan, membakar korban hidup-hidup dan meledakkan korban dengan senjata anti-tank.

Sumber : Detik.com