Pembantaran Dicabut, Rommy Kembali ke Rutan KPK

Romahurmuziy berada dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3 - 2019). Romahurmuziy terjerat kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama 2018/2019. (Antara/Reno Esnir)
10 Juni 2019 13:00 WIB Newswire Nasional Share :

Solopos.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan pembantaran terhadap Romahurmuziy alias Rommy dicabut dan kembali ke Rutan KPK pada Minggu (9/6/2019) sore.

"Pembantaran RMY [Romahurmuziy] dicabut dan kembali ke rutan sore kemarin setelah sebelumnya pihak dokter RS Polri menyatakan terhadap RMY tidak dilakukan rawat inap," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (10/6/2019).

KPK, kata Febri, melakukan penahanan 16 hari ke depan terhadap Rommy pascapencabutan pembantaran tersebut.

"Masa penahanan ini masih dalam rentang perpanjangan penahanan 40 hari yang telah dilakukan sebelumnya. Selama masa pembantaran, masa penahanan tidak dihitung," kata Febri.

Sebelumnya, tersangka kasus suap seleksi jabatan di Kementerian Agama itu kembali mengeluh sakit dan dibantarkan penahanannya di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur sejak Jumat (31/5/2019).

KPK pada Jumat (24/5/2019) sempat memeriksa Rommy di gedung KPK Jakarta setelah sebelumnya sempat dibantarkan penahanannya di RS Polri.

"Sehat, sehat kalau sekarang," ucap Rommy saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Rommy juga pernah dibantarkan penahanannya di RS Polri selama satu bulan sejak Selasa (2/4/2019) dan baru kembali ke Rutan Cabang KPK pada Kamis (2/5/2019).